OJK Minta Pemegang Saham Maybank Indonesia Tambah Modal
Minggu, 20 Desember 2015 | 21:05 WIB
Jakarta- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku telah meminta pemegang saham PT Maybank Indonesia menambah permodalan pada tahun depan.
Deputi Komisioner bidang Pengawasan Perbankan OJK Irwan Lubis mengatakan, penambahan ini untuk memperkuat struktur permodalan Maybank Indonesia. Penguatan dibutuhan, terutama bagi bank-bank besar untuk menghadapi ketentuan tambahan permodalan sebagaimana implementasi Basel III yang berlaku tahun depan. "Mereka (Maybank Indonesia) sudah kami minta (tambahan modal). Sebenarnya yang kami minta masuk itu modal inti, bukan subordinasi," ujar Irwan di Jakarta, seperti dikutip Minggu (20/12).
Bank Maybank Indonesia sendiri sebelumnya berencana menambah permodalan melalui penerbitan obligasi subordinasi pada 2016 berkisar Rp 1 triliun. Di sisi lain, perseroan berencana melakukan revaluasi aset yang diajukan pada tahun ini guna meningkatkan modal inti. "Bank tidak boleh terus-terusan tambah modal dengan subordinasi. Kami akan lihat seperti apa rasio modal pelengkapnya terhadap total modal. Kalau sudah mendekati di atas 50 persen, kami minta tambah modal inti," terang dia.
Sebagai informasi, hingga kuartal ketiga tahun ini, total modal Maybank Indonesia secara konsolidasi tercatat sebesar Rp 17,62 triliun. Dari total modal tersebut modal inti (tier 1) perseroan tercatat sebesar Rp 13,1 triliun, sedangkan modal pelengkap (tier 2) sebesar Rp 4,51 triliun. Sementara rasio kecukupan modal (CAR) perseroan secara konsolidasi tercatat sebesar 14,89 persen dengan CAR tier 1 sebesar 11,07 persen.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




