Perusahaan Jepang Usulkan Proyek Tol di Makassar
Jumat, 15 Januari 2016 | 12:54 WIBJakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan perusahaan pengelola jalan tol asal Jepang East Nippon Expressway Company (Nexco) mengajukan usulan pembangunan jalan tol di Makassar sepanjang 10 kilometer dengan perkiraan investasi sebesar Rp 10 triliun. Jalan bebas hambatan ini akan menghubungkan tol dalam kota dengan Pelabuhan Makassar.
"Pengusaha Jepang mau jadi pemrakarsa tol di Makassar sampai ke pelabuhan. Mereka sudah ada desain dan mengusulkan biayanya, dia menggandeng perusahaan tol yang sudah ada di sana," kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hediyanto W Husaini seperti dikutip dari Investor Daily, Jumat (15/1).
Meskipun belum mengajukan usulan secara resmi, pihak Nexco sudah menyampaikan hasil studinya ke Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR. Hediyanto mengungkapkan, perusahaan Jepang tersebut memiliki ketertarikan untuk membangun infrastruktur jalan dari dan menuju pelabuhan.
"Ini untuk mendukung akses ke pelabuhan. Jadi menuju ke sana itu kan ada kegiatan ekspor-impor. Jepang menganggap Makassar ini sebagai tempat yang strategis. Sekarang mungkin belum mendesak adanya tol. Tapi kalau kita lihat, pengusaha asing itu mereka bisa berpikir untuk kebutuhan 20 tahun ke depan," jelas dia.
Hediyanto juga mengatakan, pihaknya menunggu usulan resmi dari Nexco terkait pembangunan jalan tol di Makassar tersebut. Pemerintah akan membuka peluang sebesar mungkin untuk swasta membangun jalan tol di Indonesia. Pasalnya, pemerintah tidak mampu menyediakan seluruh anggaran untuk kebutuhan pembangunan infrastruktur. "Menteri PUPR sangat mengapreasiasi semua investor yang mau investasi di sini," ujar dia.
Dihubungi secara terpisah, Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna mengatakan, pihak Nexco berminat untuk melanjutkan jaringan jalan tol di Makassar. Saat ini, kata Herry, sudah beroperasi jalan tol Makassar Seksi I, II, dan IV sehingga Nexco akan membangun untuk seksi ketiga. "Mereka sudah mengajukan seksi ketiga. Ruasnya bisa merupakan lanjutan dari seksi kedua," kata dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




