BI Rate Diprediksi Jadi 6,5 Persen Akhir 2016
Sabtu, 16 Januari 2016 | 10:35 WIB
Jakarta- Kepala Ekonom PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Ryan Kiryanto memperkirakan, suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) hingga akhir 2016 berada di level 6,5 persen untuk mendukung pengembangan proyek infrastruktur.
"Perkiraan kami, BI masih akan menurunkan BI Rate dua sampai tiga kali lagi yang masing-masing 25 basis poin," katanya di Jakarta, Sabtu (16/1).
Menurut Ryan, keputusan menurunkan BI Rate merupakan respons bank sentral untuk mendukung percepatan pertumbuhan sektor infrastruktur. "Tahun in driver-nya ruang penyesuaian suku bunga. BI terbuka, namun tetap menjaga prinsip kehati-hatian," tukasnya.
Secara umum, kata dia, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, maka BI Rate yang saat ini berada di level 7,25 persen harus diturunkan secara bertahap. "Secara moderat, proyeksi pertumbuhan ekonomi 2016 sebesar 5,3 persen. Tapi, BNI prediksi bisa 5,5 persen," tegas Ryan.
Namun demikian, jelas Ryan, upaya bank sentral mendukung sektor fiskal mesti dibarengi dengan peningkatan intensitas mengawal stabilitas rupiah serta memperbaiki supply dan demand valuta asing.
Dia mengungkapkan, setelah isu kenaikan Fed fund rate memiliki kepastian, saat ini sentimen negatif bagi ekonomi domestik bersumber dari dinamika ekonomi Tiongkok yang dalam tren perlambatan dan penurunan harga komoditas global.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




