KEN Bakal Genjot Eksplorasi Minerba dan Panas Bumi
Selasa, 26 Januari 2016 | 21:33 WIB
JAKARTA – Komite Eksplorasi Nasional akan mulai menggenjot kegiatan penambahan cadangan (eksplorasi) untuk mineral, batubara, serta panas bumi. Hal ini lantaran minimnya temuan cadangan baru mineral, batubara, dan panas bumi dalam beberapa tahun terakhir.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan, masa kerja KEN telah diperpanjang satu tahun hingga akhir 2016 nanti. Sedianya, KEN merampungkan tugasnya pada Desember 2015 lalu. Bersamaan dengan perpanjangan masa kerja, dirinya juga menambah tugas KEN untuk menggenjot eksplorasi mineral, batubara, dan panas bumi.
"Komite ini diperpanjang tambah setahun lagi, dengan perluasan tugas. Jadi disamping migas, kita juga perlu melihat isi bumi ini untuk geothermal, mineral, dan batubara supaya mengeksploitasi bisa lebih punya data yang lebih akurat," kata dia di Jakarta, Selasa (26/1).
Ketua KEN Andang Bachtiar menuturkan, selama beberapa tahun ini, memang belum ada temuan yang signifikan untuk cadangan baru panas bumi, mineral, dan batubara. Pihaknya sendiri, begitu ditugasi oleh Menteri ESDM, langsung mengumpulkan ahli untuk membahas peningkatan cadangan panas bumi, mineral, dan batubara.
"Kami sudah menghubungi ahli, anggota asosiasi, akademisi untuk membahas peningkatan cadangan mineral, batubara, dan panas bumi ini," ujar dia. Dalam KEN juga ditambah dua subkomite, yakni Subkomite Minerba dan Subkomite Panas Bumi.
Subkomite Minerba ini memiliki misi menyehatkan kondisi eksplorasi mineral dan batubara dengan target peningkatan kegiatan eksplorasi. Hal ini diukur dengan meningkatkan sumber daya dan cadangan mineral strategis sampai dengan 200% dari jumlah saat ini yang sudah terverifikasi saat ini, mempersingkat lead time discovery mineral menjadi separuh dari waktu saat ini, dan meningkatkan produksi temuan baru secara signifikan di bidang mineral strategis untuk pemanfaatan teknologi tinggi, termasuk logam tanah jarang dan mineral radioaktif.
Sementara Subkomite Panas Bumi memiliki misi mentransformasi 15 gigawatt (GW) potensi panas bumi menjadi cadangan terbukti minimal 5 GW dalam lima tahun ke depan dan mengurangi resiko eksplorasi dengan menambah keterlibatan pemerintah, badan layanan umum (BLU), dan BUMN dalam melakukan pengeboran eksplorasi sehingga bisa menurunkan resources risk saat wilayah kerja panas bumi ditenderkan. (retno ayuningtyas/investor daily)
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




