ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

PGN Berencana Bangun 60 Unit SPBG Hingga 2019

Rabu, 10 Februari 2016 | 15:40 WIB
P
RA
FH
Penulis: PR, Retno Ayuningtyas
Editor: FER
Fasilitas SPBG yang merupakan kerja sama patungan dari anak perusahaan PGN dan Jakpro, di  di Halte Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara Rabu (10/2).
Fasilitas SPBG yang merupakan kerja sama patungan dari anak perusahaan PGN dan Jakpro, di di Halte Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara Rabu (10/2). (Suara Pembaruan/Carlos Roy Fajarta Barus.)

Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk terus menambah infrastruktur gas bumi, salah satunya dengan membangun 60 unit Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) hingga 2019.

"Mulai 2016-2019, kami merencanakan pembangunan SPBG sebanyak 60 unit," kata Direktur Utama PGN, Hendi Prio Santoso, dalam siaran persnya, Rabu (10/2).

Dia merinci, 60 unit SPBG tersebut diantaranya akan berlokasi di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Batam, Lampung, Riau, dan Sumatera Utara.

Saat ini, tambah Hendi, PGN telah mengoperasikan 5 unit SPBG dan menyalurkan gas bumi ke 14 SPBG mitra. Tak hanya itu, PGN juga menyalurkan gas bumi untuk sektor transportasi dengan menggunakan Mobile Refueling Unit (MRU) di beberapa lokasi seperti Monas, Waduk Pluit, Grogol, dan Gresik.

ADVERTISEMENT

"Saat ini gas bumi PGN sudah memasok bahan bakar untuk bus, bajaj, taksi, hingga kendaraan pribadi," ujarnya.

Hendi menegaskan, PGN siap untuk terus memperbanyak infrastruktur gas bumi, baik untuk sektor transportasi maupun berbagai segmen pelanggan lainnya. PGN adalah satu-satunya badan usaha di Indonesia yang menyalurkan gas bumi ke berbagai sektor mulai dari rumah tangga, usaha kecil menengah (UKM), komersial (hotel, mal, rumah sakit), industri, dan kelistrikan.

Hingga sekarang, PGN menyalurkan gas bumi ke lebih dari 107.690 rumah tangga, 1.857 pelanggan komersial dan UKM, serta 1.529 industri serta pembangkit listrik.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

BBG Dinilai Hemat dan Ramah Lingkungan, tetapi Butuh Converter Kit

BBG Dinilai Hemat dan Ramah Lingkungan, tetapi Butuh Converter Kit

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon