Kontribusi UKM Indonesia dalam GDP Sanggup Kalahkan AS
Senin, 29 Februari 2016 | 19:06 WIB
Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara menegaskanakan akan terus mendorong pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia. Pasalnya UKM merupakan salah satu sumber penting penyumbang Gross Domestic Product (GDP).
Saat ini UKM di Indonesia memberi kontribusi terhadap GDP sebesar 56 persen, sementara di Amerika Serikat sudah mencapai 60 persen. Kontribusi tersebut menurutnya bisa lebih besar lagi apabila UKM di Indonesia sudah didigitalisasi.
"Di Amerika, digitalisasinya sudah jalan. Sementara di Indonesia, masih ada daerah yang belum terkoneksi dengan internet. Kalau ini sudah jalan, dari segi persentase kita tentu bisa lebih besar dari Amerika," ujar Rudiantara, di Jakarta, Senin (29/2).
Dalam roadmap e-commerce yang mengatur soal pendanaan, UKM juga menjadi satu-satunya yang tidak boleh tersentuh oleh investor asing. Menurut menteri yang akrab disapa Chef RA tersebut, hal ini merupakan bagian dari kebijakan keberpihakan.
"Panduan untuk investasi di Indonesia memang sudah kita perbaiki. Namun untuk UKM, tidak boleh ada (investor) asing, ini khusus untuk masyarakat Indonesia," tegas Rudiantara.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




