Telkomsel Lanjutkan Akselerasi UKM dengan Teknologi AI lewat Program DCE ke-5
Sabtu, 22 November 2025 | 18:32 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Telkomsel kembali menghadirkan Digital Creative Entrepreneurs (DCE), program Corporate Social Responsibility (CSR) unggulan yang berfokus pada pemberdayaan UKM melalui kurikulum berbasis Artificial Intelligence (AI). Memasuki tahun kelima pelaksanaannya, DCE mengusung tema “AI‑Enabled SMEs Growth – How Locals Go Global” dan menyasar UKM dari empat track utama: Fashion, F&B, Personal Care, dan Craft.
Sekitar 64,2 juta UMKM di Indonesia menyerap lebih dari 123 juta tenaga kerja pada 2025, namun jumlah usaha yang telah go digital masih jauh dari target nasional. Padahal, sebanyak 85.2% responden survei di 53 negara telah mengkonfirmasi teknologi seperti AI bisa mendukung operasional dan layanan.
Penguatan pada kurikulum DCE ke‑5 dirancang untuk jadikan manfaat AI terukur dan terimplementasi di aktivitas bisnis harian UKM lokal, agar dampaknya semakin konkret bagi peserta dan pelanggan mereka:
- Business Diagnostic: audit aspek-aspek bisnis UKM untuk evaluasi Business Health Score.
- Growth‑Focused Mentoring:pendampingan untuk peningkatan efisiensi dan jangkauan pasar.
- AI Tools Training: praktik pemanfaatan AI untuk riset tren, perencanaan konten, inovasi produk.
- Curated Local Showcase: pameran brand lokal unggulan di setiap kota penyelenggaraan.
Rangkaian DCE ke‑5 difokuskan untuk meningkatkan kapabilitas UKM peserta melalui sejumlah tahapan:
- Kick‑Off: Jakarta (20 November)
- Roadshow: Makassar (27 November), Medan (4 Desember), Surabaya (11 Desember)
- Onboarding: 500 UKM dikenalkan ke ekosistem digital Telkomsel + solusi akselerasi bisnis
- Pitching Tracks: 24 UKM memaparkan rencana bisnis dan rencana implementasi digital
- Academy: 12 finalis mengikuti inkubasi intensif (mentoring, bootcamp)
- Summit/Awarding: Final pitch dan penentuan 5 pemenang DCE ke‑5 pada Juli 2026
VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi mengatakan, DCE sebagai wadah pembinaan, solusi, dan inkubasi, selama empat tahun terakhir berfokus pada pemberdayaan dan transformasi digital UKM Indonesia. Tahun ini, DCE hadir dengan semangat baru untuk memaksimalkan peran teknologi dan kecerdasan buatan dalam mengembangkan bisnis.
“Dengan mengoptimalkan adopsi AI dalam peningkatan kapasitas dan kompetensi, kami berharap UKM Indonesia bisa terus belajar dan berkembang, bersama naik kelas dan berdaya saing global,” ujarnya.
BACA JUGA
Qpon Perkuat Posisi sebagai Aplikasi Local Services Terdepan di Indonesia lewat Peluncuran Explore
Di sela sesi Kick-Off DCE ke-5 di Jakarta, Co-Founder dari Rajoet Gawenan (rajoet.id) sekaligus alumni program DCE ke-3, Genesia Ng, membagikan pengalamannya.
“DCE Telkomsel telah membantu kami memahami pelanggan secara mendalam, memahami gambaran umum profil mereka, dan melihat wawasan kebiasaan konsumen. Pendekatan ini sangat berpengaruh ke pengembangan produk Rajoet sejak dua tahun lalu. Dengan semakin relevannya AI, kami pikir DCE ke-5 akan jadi peluang besar bagi UKM untuk memanfaatkan teknologi digital, baik dalam riset, desain, pemasaran, maupun layanan,” ujarnya.
Pelaku UKM lokal di bidang Fashion, F&B, Personal Care, dan Craft dapat mendaftarkan bisnisnya mulai 20 November hingga paling lambat 24 Desember 2025 melalui www.dce.co.id.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




