ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BUMN Dorong Ekonomi Kerakyatan

Jumat, 18 Maret 2016 | 22:04 WIB
A
WP
Penulis: Agustiyanti | Editor: WBP
Menteri BUMN, Rini Soemarno.
Menteri BUMN, Rini Soemarno. (Antara)

Yogyakarta-Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah menggiatkan dukungan ekonomi kerakyatan guna menyejaterahkan masyarakat melalui program kredit.

Menteri BUMN Rini Soemarno menuturkan pihaknya saat ini tengah membuat program guna membantu ekonomi masyarakat menengah bawah. Program tersebut antara lain berupa penyaluran KUR yang saat ini disubsidi pemerintah dan sudah disalurkan oleh bank-bank BUMN, serta program kredit dengan pendampingan.

"Di perbankan saat ini sudah ada KUR dengan subsidi pemerintah. Tapi ini memang belum menyentuh lapisan paling bawah dan biasanya terkait dengan usaha apa yang dilakukan ibu-ibu," ujar Rini dalam dialog "Peran BUMN dalam mendorong pencapaian Sustainability Development Goal's (SDG's)" dengan Organisasi Perempuan Aisyiah di Yogyakarta, Jumat (18/3).

Saat ini, penyaluran KUR sendiri terbagi menjadi tiga jenis yakni KUR mikro dengan plafon maksimal Rp 20 Juta, KUR ritel dengan plafon maksimal Rp 500 Juta, dan KUR khusus tenaga kerja Indonesia (TKI) dengan bunga masing-masing 9 persen yang disubsidi pemerintah. Adapun penyaluran KUR tahun ini ditargetkan sebesar Rp 100-120 triliun, dimana dari target tersebut tiga bank BUMN memperoleh target penyaluran KUR sebesar Rp 67,5 triliun.

ADVERTISEMENT

Adapun dalam kesempatan tersebut, ketiga bank BUMN yang juga mengusulkan pemberdayaan ekonomi perempuan secara simbolis memberikan fasilitas KUR kepada tiga debitur perempuan yang juga merupakan anggota organisasi perempuan Aisyiyah sebesar Rp 235 juta.

Direktur Utama BNI Achmad Baiquni menuturkan pemberdayaan perempuan melalui penyaluran KUR tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam pembangunan yang digariskan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui program SDG's. Agenda tersebut mencakup penghapusan kemiskinan serta memajukan kesehatan dan pendidikan.

"Bank BUMN akan terus memberikan kontribusi pada setiap program pengucuran KUR secara bersama-sama sebagai bentuk sinergi yang solid dalam menyukseskan program KUR pemerintah. Pola-pola seperti ini akan mempercepat proses penyaluran KUR," terang dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Sinergi Holding dan Subholding BUMN Belum Optimal

Sinergi Holding dan Subholding BUMN Belum Optimal

EKONOMI
Kontrak Manajer Koperasi Merah Putih 2 Tahun, Bagaimana Selanjutnya?

Kontrak Manajer Koperasi Merah Putih 2 Tahun, Bagaimana Selanjutnya?

NASIONAL
Kimia Farma Balik Untung Rp 123,6 Miliar pada Kuartal I 2026

Kimia Farma Balik Untung Rp 123,6 Miliar pada Kuartal I 2026

EKONOMI
Wamenaker: Tata Kelola dan SDM Kunci Daya Saing BUMN

Wamenaker: Tata Kelola dan SDM Kunci Daya Saing BUMN

EKONOMI
Status Manajer Koperasi Merah Putih Diikat PKWT, Bagaimana Skemanya?

Status Manajer Koperasi Merah Putih Diikat PKWT, Bagaimana Skemanya?

NASIONAL
Manajer Koperasi Desa Merah Putih Wajib Punya Jiwa Wirausaha Kuat

Manajer Koperasi Desa Merah Putih Wajib Punya Jiwa Wirausaha Kuat

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon