Politisi Demokrat: RUU Tax Amnesty Sulit Rampung Tahun Ini
Kamis, 7 April 2016 | 12:07 WIB
Jakarta - Politisi Partai Demokrat Agus Hermanto tak yakin pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Tax Amnesty (pengampunan pajak) yang diajukan oleh pemerintah tidak bisa selesai dibahas pada masa sidang DPR bulan ini. Sebab, masa sidang kedua DPR tahun 2016 hanya memiliki waktu hanya satu bulan.
"Kita masih akan mempelajari dan mengetahui secara persis tujuan RUU itu. Butuh waktu yang cukup mempelajari (RUU Tax Amnesty) itu," ujar Agus Hemanto di kompleks parlemen Senayan Jakarta, Kamis (7/4).
Wakil Ketua DPR RI itu mengakui, saat ini APBN 2016 cukup sekarat. Hal itu terjadi karena target pemerintah akan pajak jauh dari harapan.
"Yang perlu diperhatikan dari Tax Amnesty itu apa yang akan didapat. Berapa triliun (rupiah)yang bisa masuk dari RUU itu," katanya.
DPR, kata Hermanto, akan mempelajari azas keadilan di masyarakat atas RUU Tax Amnesty itu. Ia juga juga belum bisa memahami apakah RUU Tax Amnesty itu bisa dijadikan pilar menaikkan pendapatan negara.
"Kemungkinan ruang itu ada di sana," ucapnya.
Menurutnya, sebagian anggota DPR ada yang ingin memepelajari lebih dulu. Ada juga menyampaikan jangan sampai dilihat ini soal masalah UU yang akhirnya pemerintah tidak bergairah.
"Jangan tuduhan nanti DPR yang berupaya mengganjal. Kita mau menanyakan ke presiden secara langsung masalah ini," ucapnya.
Sehingga, kata Agus, akan sangat sulit untuk membahas RUU Tax Amnesty itu pada masa persidangan ini. Menurutnya, masalah pokok dalam RUU Tax Amnesty adalah urgensinya terhadap peningkatan pendapatan negara.
"APBNP tak bisa meng-cover seluruh program pemerintah. Tax Amnesty tak bisa dijadikan pilar untuk nombokin kekurangan anggaran," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




