ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Prihatin Agribisnis Lokal, Agrinex Expo kembali Digelar

Senin, 12 Maret 2012 | 18:13 WIB
IA
B
Penulis: Ivan Dasa Saputra/ Arsito | Editor: B1
Salah satu suasana pameran produk di Agrinex Expo terdahulu.
Salah satu suasana pameran produk di Agrinex Expo terdahulu. (JG Photo/Yudhi Sukma Wijaya)
Menurut penyelenggara, penyelenggaraan Agrinex Expo yang keenam kalinya ini ditujukan untuk mencari solusi bagi permasalahan kesejahteraan petani.

Prihatin dengan keadaan sektor agribisnis, Agrinex Expo akan kembali digelar pada akhir Maret ini. Menurut Ketua Penyelenggara Agrinex Expo, Rifda Ammarina, penyelenggaraan Agrinex Expo yang keenam kalinya ini ditujukan untuk mencari solusi bagi permasalahan kesejahteraan petani.

"Di Indonesia, sekitar 57 persen penduduk yang terkait pelaku di tingkat petani, peternak dan nelayan yang hidupnya di seputar agribisnis, dekat dengan kemiskinan. Sangat ironis. Mereka kerja dan hasilnya dimakan banyak orang, tapi kok miskin," katanya dalam konfrensi pers penyelenggaraan Agrinex Expo, di Jakarta, Senin (12/3).

Rifda mengatakan, atas permasalahan tersebut, sebagian orang menyalahkan pemerintah. Lalu, ada juga yang menyalahkan alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) yang dianggap tidak mampu menerapkan latar belakang ilmunya kepada masyarakat.

"Ada juga yang merasa karena kita kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Sebagian menyalahkan korupsi yang mengurangi petani mengakses infrastruktur dan berbagai insentif yang biasa diterima petani di berbagai negara lain," ujarnya.

Menurut Rifda pula, keadaan itu sebenarnya lebih karena ketidak pedulian dari berbagai kalangan. "Kita hanyut dengan paradigma 'buah lokal tidak enak' dan lain-lain, namun melupakan esensi bangsa ini," tuturnya.

Untuk itulah, Rifda mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk mengadakan Agrinex Expo yang rencananya akan dilangsungkan di Jakarta Convention Center (JCC) pada 30 Maret-1 April 2012. Untuk diketahui, Agrinex Expo adalah kegiatan ekspo (pameran) agribisnis hasil kerja sama IPB dan Performax, dengan dukungan Kementerian Pertanian RI dan Yayasan Coop Indonesia, serta berbagai media yang berpihak kepada pelaku usaha agribisnis lokal.

Menurut Rifda, Agrinex Expo berbeda dengan ekspo biasa. Dimana melalui tampilan booth peserta, talkshow dan berbagai demo, masyarakat diajak mengenal, memahami dan mencintai produk agribsisnis dan industri olahan berbagai produk agribisnis lokal.

"Dengan membeli produk lokal, sama saja dengan membantu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan SDM berkualitas, mendorong peningkatan kualitas produk, meningkatkan kesejahteraan petani dan menaikkan harga diri bangsa," tuturnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon