ESDM Belum Terima Laporan Penjualan Saham BHP Billiton
Rabu, 8 Juni 2016 | 20:05 WIB
Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) belum mendapat laporan resmi dari BHP Billiton mengenai aksi pelepasan saham di IndoMet Coal. BHP melepas seluruh kepemilikan sahamnya sebesar 75 persen di IndoMet.
"Belum ada laporan yang kami terima," kata Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Bambang Gatot, di Jakarta, Rabu (8/6).
Bambang pun belum bisa memastikan apakah BHP segera angkat kaki dari Indonesia pasca pelepasan saham tersebut. "Kami tunggu laporan dari BHP," ujarnya.
BHP memegang konsesi pertambangan batu bara melalui IndoMet Coal. Terdapat 7 konsesi dibawah lisensi Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B). 7 konsesi itu berlokasi di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. BHP menguasai 75 persen saham di IndoMet. Sedangkan 25 sisanya dipegang oleh PT Adaro Energy Tbk.
Dalam infomasi keterbukaan publik dinyatakan BHP Billiton menjual 75 persen saham tersebut kepada PT Alam Tri Abadi yang merupakan anak usaha Adaro. Nilai transaksi ditaksir mencapai US$ 120 juta.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




