ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tiga Gardu Induk di Bintan Beroperasi, PLN Hemat Rp 12 Miliar

Selasa, 26 Juli 2016 | 21:45 WIB
RP
FH
Penulis: Rangga Prakoso | Editor: FER
Ilustrasi
Ilustrasi (Antara/Muhammad Adimaja)

Tanjung Pinang - Sistem kelistrikan di Pulau Bintan semakin andal setelah Gardu Induk (GI) Sri Bintan 30 Mega Volt Ampere (MVA) berhasil masuk sistem pada 24 Juli 2016 lalu, yang sebelumnya telah beroperasi GI 150 KV Tanjung Uban (30 MVA) dan GI Ngenang (10 MVA) bersamaan energized kabel laut Batam Bintan pada 10 November 2015.

Tidak hanya itu, PT PLN (Persero) juga berhasil menyelesaikan transmisi 150 Kilo Volt (kV) Tanjung Uban - Sri Bintan sepanjang 19,88 kilometer-route (kmr) dan memiliki 54 menara (tower). Dengan energize-nya GI dan transmisi ini artinya interkoneksi listrik melalui kabel laut dari Batam menuju Bintan sudah bisa dinikmati masyarakat.

Direktur Bisnis Regional Sumatera, Amir Rosidin, mengatakan, masuknya GI dan transmisi ini setelah melalui beberapa pengujian. Dari hasil pengujian tersebut menyatakan telah siap. Keberhasilan ini tak lepas dari kerja keras seluruh tim, tidak kurang sebanyak 1.500 tenaga kerja kerahkan untuk mempercepat interkoneksi ini.

"Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kepulauan Riau dan stakeholders terkait serta masyarakat pemilik lahan dan yang dilintasi jalur transmisi," kata Amir di Pangkal Pinang, Selasa (26/7).

ADVERTISEMENT

Amir menuturkan, saat ini sistem kelistrikan Pulau Bintan masih mengunakan SUTM 20 kV mulai dari Tanjung Uban sampai kota Tanjung Pinang yang memiliki total daya terpasang sebesar 99,3 MW yang berasal dari PLTU Galang Batang , PLTD Suka Berenang, PLTD Air Raja dengan Total daya mampu sebesar 62,6 MW. Dengan sistem interkoneksi Batam - Bintan ini sistem kelistrikan di Bintan meningkat menjadi 150 MW.

"Kami perkirakan pekan depan seluruh sistem interkoneksi dari Batam - Tanjung Uban - Sri Bintan-Air Raja -Kijang akan selesai," ujarnya.

Jika semua sistem interkoneksi telah terpasang, lanjut Amir maka PLN akan mampu mengurangi jumlah pembangkit sewa yang ada dan menggantinya dengan listrik dari Interkoneksi Batam - Bintan, sehingga PLN diperkirakan dapat menghemat Rp 16.969.000 per jam atau Rp 12.217.680.000 per bulan.

Secara keseluruhan sistem interkoneksi Batam - Bintan terdiri dari 255 tapak menara listrik dan melewati Lintas Barat Tanjung Uban - Tanjung Pinang, serta ke Kijang. Selain itu, PLN juga membangun tiga GI (Sri Bintan berkapasitas 30 MVA, Air Raja berkapasitas 2 x 30 MVA dan Kijang berkapasitas 30 MVA) yang merupakan babak baru sistem kelistrikan di Pulau Bintan, di mana semula menggunakan Sistem Tegangan Menengah 20 kV sebagai backbone kelistrikan Pulau Bintan, maka tidak lama lagi beralih menjadi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV sebagai backbone yang terintegrasi dengan sistem kelistrikan Batam.

Dengan masuknya sistem interkoneksi Batam - Bintan ini diharapkan bisa memenuhi pasokan listrik dan melayani pelanggan Pulau Bintan yang saat ini mencapai 111.500 pelanggan, dapat menjadi katalisator pembangunan ekonomi dan industri di Pulau Bintan, serta mengurangi pemakaian bahan bakar minyak (BBM) hingga lebih dari Rp 12 miliar per bulannya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

PLN Tegaskan Isu Tarif Listrik Naik Tanpa Pemberitahuan Hoaks

PLN Tegaskan Isu Tarif Listrik Naik Tanpa Pemberitahuan Hoaks

EKONOMI
Warganet Keluhkan Tagihan Listrik Naik, Segini Tarifnya pada Mei 2026

Warganet Keluhkan Tagihan Listrik Naik, Segini Tarifnya pada Mei 2026

EKONOMI
PLN Luncurkan Proyek PLTS Mentari Nusantara I 1,225 Gigawatt melalui Strategi Pengadaan Terintegrasi GIGA ONE

PLN Luncurkan Proyek PLTS Mentari Nusantara I 1,225 Gigawatt melalui Strategi Pengadaan Terintegrasi GIGA ONE

EKONOMI
ITPLN Buka 150 Kursi Ikatan Kerja PLN, Pendaftaran Ditutup 4 Mei

ITPLN Buka 150 Kursi Ikatan Kerja PLN, Pendaftaran Ditutup 4 Mei

NASIONAL
Kejari Jakbar Selamatkan Aset PLN Rp 380 Miliar di Cengkareng

Kejari Jakbar Selamatkan Aset PLN Rp 380 Miliar di Cengkareng

JAKARTA
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik Data Center Microsoft, Perkuat Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik Data Center Microsoft, Perkuat Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon