Panin Sekuritas: IHSG Mixed dengan Tren Menguat
Senin, 19 Maret 2012 | 09:30 WIB
Investor dapat melakukan transaksi jangka pendek (trading) untuk saham lapis dua dan tiga.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat.
"Untuk hari ini, potensi penguatan ada, namun terbatas," kata analis Panin Sekuritas, Purwoko Sartono dalam risetnya hari ini.
Riset tersebut menyebutkan, pada perdagangan hari ini investor dapat melakukan transaksi jangka pendek (trading) untuk saham lapis dua dan tiga.
IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran support-resistance 4.009-4.045.
Adapun untuk saham pilihan adalah WIKA, SSIA, PTPP, BMTR, dan ITMG.
Pada akhir pekan lalu, IHSG melemah akibataksi ambil untung investor. Terlihat beberapa saham unggulan (bluechip) menjadi sasaran jual.
Rencana Bank Indonesia (BI) memberlakukan peraturan penyaluran kredit rumah, motor, dan mobil, menjadi sentimen negatif di pasar. BI mewajibkan bank menaikkan batas uang muka untuk kredit tersebut.
Selain itu, regulator pasar modal juga dikhawatirkan akan mengikuti jejak BI terhadap perusahaan multifinance.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat.
"Untuk hari ini, potensi penguatan ada, namun terbatas," kata analis Panin Sekuritas, Purwoko Sartono dalam risetnya hari ini.
Riset tersebut menyebutkan, pada perdagangan hari ini investor dapat melakukan transaksi jangka pendek (trading) untuk saham lapis dua dan tiga.
IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran support-resistance 4.009-4.045.
Adapun untuk saham pilihan adalah WIKA, SSIA, PTPP, BMTR, dan ITMG.
Pada akhir pekan lalu, IHSG melemah akibataksi ambil untung investor. Terlihat beberapa saham unggulan (bluechip) menjadi sasaran jual.
Rencana Bank Indonesia (BI) memberlakukan peraturan penyaluran kredit rumah, motor, dan mobil, menjadi sentimen negatif di pasar. BI mewajibkan bank menaikkan batas uang muka untuk kredit tersebut.
Selain itu, regulator pasar modal juga dikhawatirkan akan mengikuti jejak BI terhadap perusahaan multifinance.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




