Mengekor Asia, IHSG Dibuka Menguat
Senin, 19 Maret 2012 | 09:39 WIB
Kenaikan IHSG pada pagi ini tak lepas dari kenaikan bursa saham Asia.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini berada dalam tren negatif.
Hingga pukul 09.35 JATS, IHSG menguat 9,58 poin (0,24 persen) menjadi 4.038,24, adapun indeks LQ-45 naik 2,12 poin (0,31 persen) ke level 696,86.
Indeks saham syariah (ISSI) naik 0,42 (0,31 persen) menjadi 135,40.
Kenaikan IHSG pada pagi ini tak lepas dari kenaikan bursa saham Asia. Meski demikian, kenaikan tersebut diperkirakan terbatas akibat potensi koreksi di saham sektor otomotif dan pembiayaan. Hal ini dipicu Peraturan Bank Indonesia (PBI) yang menaikkan kredit kendaraan bermotor (KKB) dan kredit rumah (KPR).
Sementara harga minyak mentah dunia pada perdagangan Minggu malam pukul 22.19 waktu New York (pagi ini waktu Indonesia) menguat US$ 0,09 (0,08 persen) ke level US$ 107,15 untuk jenis WTI, sedangkan jenis brent crude oil menguat 0,25 (0,20 persen) ke level US$ 126,06.
Untuk nilai tukar, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), Jumat (16/3), rupiah berada di posisi Rp 9.178 per dolar, atau melemah 15 poin dari penutupan hari sebelumnya sebesar Rp 9.193 dengan kisaran perdagangan Rp 9.224 - Rp 9.132.
Sementara dikutip dari yahoofinance, rupiah pagi ini berada di posisi Rp 9.125. Hari ini rupiah diperdagangkan dengan kisaran Rp 9.162-Rp 9.125.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini berada dalam tren negatif.
Hingga pukul 09.35 JATS, IHSG menguat 9,58 poin (0,24 persen) menjadi 4.038,24, adapun indeks LQ-45 naik 2,12 poin (0,31 persen) ke level 696,86.
Indeks saham syariah (ISSI) naik 0,42 (0,31 persen) menjadi 135,40.
Kenaikan IHSG pada pagi ini tak lepas dari kenaikan bursa saham Asia. Meski demikian, kenaikan tersebut diperkirakan terbatas akibat potensi koreksi di saham sektor otomotif dan pembiayaan. Hal ini dipicu Peraturan Bank Indonesia (PBI) yang menaikkan kredit kendaraan bermotor (KKB) dan kredit rumah (KPR).
Sementara harga minyak mentah dunia pada perdagangan Minggu malam pukul 22.19 waktu New York (pagi ini waktu Indonesia) menguat US$ 0,09 (0,08 persen) ke level US$ 107,15 untuk jenis WTI, sedangkan jenis brent crude oil menguat 0,25 (0,20 persen) ke level US$ 126,06.
Untuk nilai tukar, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), Jumat (16/3), rupiah berada di posisi Rp 9.178 per dolar, atau melemah 15 poin dari penutupan hari sebelumnya sebesar Rp 9.193 dengan kisaran perdagangan Rp 9.224 - Rp 9.132.
Sementara dikutip dari yahoofinance, rupiah pagi ini berada di posisi Rp 9.125. Hari ini rupiah diperdagangkan dengan kisaran Rp 9.162-Rp 9.125.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




