ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Percepat Proyek Sorik Marapi, KS Orka Kerahkan Dua Drilling Rig

Kamis, 11 Agustus 2016 | 06:09 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Ilustrasi pembangkit listrik tenaga panas bumi
Ilustrasi pembangkit listrik tenaga panas bumi (Istimewa)

Jakarta - KS Orka Renewables Pte Ltd Singapura (KS Orka) mengerahkan dua mesin pengeboran (drilling rig) dalam rangka mempercepat penyelesaian proyek panas bumi Sorak Marapi dengan kapasitas 240 MW di wilayah Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara (Sumut). Pengerahan mesin-mesin tersebut dilakukan setelah pihak perusahaan menyelesaikan segala urusan yang berkaitan dengan peraturan dan perizinan dengan pemerintah.

CEO KS ORKA, Eirikur Bragason, mengatakan, pihaknya sudah mengerahkan mesin pengeboran pertama dengan menerbitkan Notice to Proceed kepada kontraktor pengeboran, Dati Parker. Selanjutnya, KS Orka berencana untuk mengerahkan drilling rig kedua dalam waktu dua minggu ke depan. Tim KS Orka sendiri menargetkan dapat menyelesaikan proyek pembangkit listrik pertamanya pada tahun 2017.

"Dengan ini, kami akan mulai fokus untuk mengembangkan proyek. KS Orka menargetkan dapat menjadi pengembang dan operator proyek panas bumi terdepan di dunia. KS Orka telah memprioritaskan investasi di Indonesia senilai US$ 2 miliar, dan menargetkan dapat membangun pembangkit listrik dengan kapasitas 500 MW selama lima tahun ke depan. Sorik Marapi adalah langkah awal kami dalam mencapai tujuan tersebut," kata Bragason, dalam siaran persnya, Kamis (11/8).

Baca Juga: Akuisisi OTP, KS Orka Siap Kembangkan Proyek Listrik Sorik Marapi

ADVERTISEMENT

Dalam merealisasikan program pemerintah untuk meningkatkan kapasitas listrik di Indonesia hingga 35.000 MW, energi panas bumi dijadikan pilihan alternatif utama, karena panas bumi merupakan energi terbarukan yang bersih.

Banyaknya sumber panas bumi di Indonesia (sekitar 40 persen dari energi panas bumi di dunia), menjadikan Indonesia sebagai negara dengan potensi terbesar dalam mengembangkan pembangkit listrik panas bumi, yang ditargetkan dapat mencapai 7000 MW pada tahun 2025.

"Tim KS Orka memiliki pengalaman ekstensif dalam pengembangan proyek panas bumi di seluruh dunia yang tidak merusak lingkungan. Salah satu induk perusahaan kami, Hugar Orka, merupakan perusahaan yang berpengalaman dalam mengembangkan proyek panas bumi di Islandia. Islandia merupakan salah satu negara yang menggunakan sejumlah energi terbarukan misalnya seperti tenaga air dan panas bumi dalam menghasilkan suplai listrik untuk negara," kata Bragason.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon