Pembukaan Indeks Alami Koreksi
Kamis, 22 Maret 2012 | 09:43 WIB
Meski demikian, hal itu tidak akan berlangsung lama karena investor mulai mencermati aksi beli selektif pada saham-saham unggulan.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini berada dalam tren negatif.
Hingga pukul 09.35 JATS, IHSG melemah 4,63 poin (0,12 persen) menjadi 4.031,36, adapun indeks LQ-45 melemah 0,92 poin (0,13 persen) ke level 695,88. Indeks saham syariah (ISSI) turun 0,31 (0,23 persen) menjadi 135,04.
Pelemahan IHSG hari ini dipicu koreksi sebagian bursa global. Meski demikian, hal itu tidak akan berlangsung lama karena investor mulai mencermati aksi beli selektif pada saham-saham unggulan yang dipandang masih memiliki outlook positif.
Sementara harga minyak mentah dunia pada perdagangan Rabu malam pukul 22.20 waktu New York (pagi ini waktu Indonesia) melemah US$ 0,28 (0,26 persen) ke level US$ 106,99 untuk jenis WTI, sedangkan jenis brent crude oil menguat 0,03 (0,02 persen) ke level US$ 124,07.
Untuk nilai tukar, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), Selasa (21/3), rupiah berada di posisi Rp 9.180 per dolar, atau melemah 30 poin dari penutupan hari sebelumnya sebesar Rp 9.160 dengan kisaran perdagangan Rp 9.226 - Rp 9.134.
Sementara dikutip dari yahoofinance, rupiah pagi ini berada di posisi Rp 9.183. Hari ini rupiah diperdagangkan dengan kisaran Rp 9.172-Rp 9.191.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini berada dalam tren negatif.
Hingga pukul 09.35 JATS, IHSG melemah 4,63 poin (0,12 persen) menjadi 4.031,36, adapun indeks LQ-45 melemah 0,92 poin (0,13 persen) ke level 695,88. Indeks saham syariah (ISSI) turun 0,31 (0,23 persen) menjadi 135,04.
Pelemahan IHSG hari ini dipicu koreksi sebagian bursa global. Meski demikian, hal itu tidak akan berlangsung lama karena investor mulai mencermati aksi beli selektif pada saham-saham unggulan yang dipandang masih memiliki outlook positif.
Sementara harga minyak mentah dunia pada perdagangan Rabu malam pukul 22.20 waktu New York (pagi ini waktu Indonesia) melemah US$ 0,28 (0,26 persen) ke level US$ 106,99 untuk jenis WTI, sedangkan jenis brent crude oil menguat 0,03 (0,02 persen) ke level US$ 124,07.
Untuk nilai tukar, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), Selasa (21/3), rupiah berada di posisi Rp 9.180 per dolar, atau melemah 30 poin dari penutupan hari sebelumnya sebesar Rp 9.160 dengan kisaran perdagangan Rp 9.226 - Rp 9.134.
Sementara dikutip dari yahoofinance, rupiah pagi ini berada di posisi Rp 9.183. Hari ini rupiah diperdagangkan dengan kisaran Rp 9.172-Rp 9.191.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




