ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Chandra Asri Mundur dari Proyek Bintuni

Rabu, 28 September 2016 | 20:21 WIB
RK
B
Penulis: Rahajeng KH | Editor: B1
Ilustrasi industri petrokimia
Ilustrasi industri petrokimia (Istimewa )

Jakarta - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP) menyatakan mundur dari rencana pengembangan industri petrokimia di Bintuni. Sekretaris Perusahaan CAP Suryandi mengatakan, rencana proyek tersebut sudah terlalu lama. Selain itu, belum ada kepastian harga gas.

"Kami tadinya mau mengembangkan PP menggunakan gas di Bintuni,"kata Suryandi, belum lama ini.

Namun, jika harga gas bisa mencapai US$ 3 per mmbtu, dia menegaskan, tidak menutup kemungkinan CAP akan mempertimbangkan kembali proyek tersebut. Sebab, gas merupakan bahan baku proyek itu, sehingga menjadi aspek penting. Faktor lain yang harus dipertimbangkan adalah pendistribusian dan pasar.

Untuk pengoperasian pabrik, menurut dia, juga harus terpercaya. Artinya, harus dipastikan tidak ada gangguan saat menjalankan pabrik, karena jika saatu hari pabrik mati, perusahaan akan rugi US$ 1 juta.

ADVERTISEMENT

"Kita juga harus melihat aspek biaya distribusi. Kalau pasar banyak di Jawa, sedangkan pabrik disana, tidak efektif untuk distribusinya," kata Suryandi.

Sebelumnya, Ferrostaal Industrial Projects GmbH, perusahaan multinasional di bidang petrokimia asal Jerman, menarik PT Chandra Asri Petrochemical Tbk untuk melakukan studi kelayakan pengembangan kompleks pabrik petrokimia di Teluk Bintuni, Papua Barat, dengan investasi US$ 1,8 miliar.

Ferrostaal akan membangun pabrik metanol berbahan baku gas bumi, yang akan dimanfaatkan sebagai bahan baku etilena dan propilena.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Chandra Asri Group Sabet PROPER Hijau 2025, Perkuat Komitmen Keberlanjutan

Chandra Asri Group Sabet PROPER Hijau 2025, Perkuat Komitmen Keberlanjutan

EKONOMI
Chandra Asri Pastikan Operasional Tetap Berjalan di Tengah Penutupan Selat Hormuz

Chandra Asri Pastikan Operasional Tetap Berjalan di Tengah Penutupan Selat Hormuz

EKONOMI
Perkuat Manajemen Risiko Lingkungan, Skor CDP Chandra Asri Group Meningkat

Perkuat Manajemen Risiko Lingkungan, Skor CDP Chandra Asri Group Meningkat

EKONOMI
KKR Dukung Transformasi Chandra Asri Group dengan Solusi Pembiayaan Khusus Senilai US$ 750 Juta

KKR Dukung Transformasi Chandra Asri Group dengan Solusi Pembiayaan Khusus Senilai US$ 750 Juta

EKONOMI
1 Kilometer 1 Mangrove, Ini Langkah Hijau Chandra Asri Group di JRF 2025

1 Kilometer 1 Mangrove, Ini Langkah Hijau Chandra Asri Group di JRF 2025

LIFESTYLE
Chandra Asri Group Perkuat Ekspansi Bisnis dengan Pengembangan Talenta Muda melalui Program GDP

Chandra Asri Group Perkuat Ekspansi Bisnis dengan Pengembangan Talenta Muda melalui Program GDP

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon