Chandra Asri Pastikan Operasional Tetap Berjalan di Tengah Penutupan Selat Hormuz
Kamis, 5 Maret 2026 | 16:19 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitahuan force majeure yang disampaikan kepada para pelanggannya. Langkah ini diambil sebagai respons preventif terhadap dinamika geopolitik global, khususnya situasi di kawasan Selat Hormuz, yang berpotensi mengganggu jalur distribusi energi dan rantai pasok internasional. Perusahaan menegaskan bahwa status ini merupakan prosedur administratif kontraktual yang lazim dilakukan dalam praktik bisnis global untuk memitigasi risiko kerugian dan menjaga transparansi atas kondisi eksternal yang berada di luar kendali perusahaan.
Direktur Sumber Daya Manusia & Urusan Korporasi Chandra Asri Group, Suryandi, menjelaskan bahwa penyampaian force majeure merupakan prosedur umum dalam praktik bisnis global ketika terdapat potensi gangguan termasuk jalur logistik internasional,
“Langkah ini kami ambil sebagai bentuk transparansi dan pencegahan timbulnya kerugian yang besar kepada mitra usaha serta pemangku kepentingan. Pemberitahuan force majeure tidak serta-merta mencerminkan penghentian operasional perusahaan, melainkan bagian dari mitigasi risiko atas dampak situasi eksternal yang semakin berkembang “ ujar Suryandi.
Sebagai bagian dari strategi ketahanan bisnis, Chandra Asri mulai menjalankan penyesuaian tingkat operasional (run rates) secara selektif yang disesuaikan dengan kondisi pasokan dan kebutuhan produksi saat ini. Strategi ini didukung oleh kerangka manajemen risiko yang adaptif, mencakup diversifikasi sumber bahan baku, pengelolaan inventori yang hati-hati, serta penguatan koordinasi di seluruh rantai pasok.
Komunikasi dan koordinasi dengan pelanggan, pemasok serta mitra logistik juga dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan keselarasan informasi serta kesiapan dalam mengantisipasi kondisi yang dapat memengaruhi pelaksanaan kewajiban kontraktual. Dalam situasi global yang dinamis ini, Chandra Asri berfokus pada kesinambungan operasional dan ketahanan bisnis, dengan tetap melakukan evaluasi berkala atas perkembangan yang terjadi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
TPIA Masuk Jajaran Emiten Papan Atas dengan Free Float 25,7%, Berpotensi Tarik Investor Global
EKONOMIBERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
BNN Minta Kemenkomdigi Blokir Situs Terindikasi Kejahatan Narkotika




