ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Maskapai Buka Rute Perintis Harus Diproteksi 3 Tahun

Rabu, 5 Oktober 2016 | 21:46 WIB
TD
B
Penulis: Thresa Sandra Desfika | Editor: B1
Pesawat jenis ATR 42-300 milik maskapai penerbangan Susi Air
Pesawat jenis ATR 42-300 milik maskapai penerbangan Susi Air (Istimewa)

Jakarta - Indonesia National Air Carriers Association (INACA) meminta pemerintah memberikan proteksi terhadap maskapai yang membuka rute penerbangan perintis (virgin route) selama tiga tahun. Hal itu guna memberikan kesempatan kepada operator penerbangan tersebut dalam mengembangkan bisnisnya di rute yang dimaksud.

Sekretaris Jenderal INACA Tengku Burhanuddin mengatakan, pemerintah seharusnya melindungi operator yang berani membuka rute baru yang sebelumnya tidak pernah ada penerbangan. Pasalnya, badan usaha angkutan udara (BUAU) itu membantu pemerintah dalam menciptakan konektivitas. Bila tidak ada perlindungan yang tegas, sejumlah operator enggan membuka rute perintis baru.

"Kami minta untuk memproteksi penerbangan virgin route ini selama tiga tahun. Jadi, jangan kasih orang lain masuk sebelum tiga tahun. Selama ini tidak seperti itu. Biasanya ada penerbangan baru, baru satu maskapai terbang, ada yang masuk lagi penerbangan lain," kata Tengku di Jakarta, belum lama ini.

Dia menjelaskan, waktu tiga tahun adalah waktu yang dirasa sesuai untuk melindungi maskapai dari kerugian akibat membuka rute baru. Menurut Tengku, rata-rata maskapai itu mengalami kerugian selama delapan bulan pertama dalam mengoperasikan rute perintis. Maka dari itu, kondisinya akan semakin parah apabila regulator memperkenankan operator lain masuk ke rute tersebut.

ADVERTISEMENT

"Biasanya, baru dia terbang enam bulan, pasarnya sudah mulai bagus. Tapi, ditambah lagi airline lain masuk, jadi bersaing. Dia mungkin dari hari pertama sampai delapan bulan itu dia rugi terus. Biarlah dia cover loss-nya itu. Maka dari itu, virgin route harus diproteksi itu tiga tahun, setelah itu ya silakan kalau pemerintah memang membolehkan airline yang lainnya masuk," ungkap Tengku.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Asosiasi Nilai Insentif Maskapai Tepat Sasaran dan Sangat Dibutuhkan

Asosiasi Nilai Insentif Maskapai Tepat Sasaran dan Sangat Dibutuhkan

EKONOMI
Bahlil: Harga Avtur Naik tetapi Masih Kompetitif dari Negara Lain

Bahlil: Harga Avtur Naik tetapi Masih Kompetitif dari Negara Lain

EKONOMI
INACA Minta Kenaikan Tarif Penerbangan Imbas Harga Avtur Naik 72%

INACA Minta Kenaikan Tarif Penerbangan Imbas Harga Avtur Naik 72%

EKONOMI
Asosiasi Usul Tarif Tiket Pesawat Naik 15 Persen Imbas Lonjakan Avtur

Asosiasi Usul Tarif Tiket Pesawat Naik 15 Persen Imbas Lonjakan Avtur

EKONOMI
INACA Minta Political Will Pemerintah Selamatkan Industri Penerbangan

INACA Minta Political Will Pemerintah Selamatkan Industri Penerbangan

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon