Proyek Pengembangan KA Lintas Surabaya-Malang Ditawarkan ke Rusia
Kamis, 6 Oktober 2016 | 18:36 WIB
Jakarta -Kementerian Perhubungan (Kemhub) menawarkan kerja sama dengan pihak Rusia untuk pengembangan perkeretaapian pada lintas Surabaya-Malang. Hal itu menyusul pergerakan orang dan barang cukup tinggi yang saat ini sudah terjadi di antara kedua kota di Jawa Timur tersebut.
"Namun kondisi jalur kereta api yang masih berupa single track, mengakibatkan sulitnya penambahan kapasitas lintas dan frekuensi kereta api untuk mengakomodasi pergerakan pada lintas tersebut. Hal ini menjadi dasar pertimbangan untuk memprioritaskan pengembangan pada lintas sepanjang 251 km tersebut," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (6/10).
Menhub didampingi Dirjen Perkeretaapian Prasetyo Boeditjahjono bertemu dengan Direktur Utama Kereta Api Rusia Oleg Belozerov dan Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Yurievich Galuzin di Bandara Halim Perdana Kusuma sesaat sebelum memulai perjalanannya ke Miangas dan Natuna pada Rabu (5/10). Selain untuk membina hubungan antara kedua negara, pertemuan tersebut membahas rencana kerjasama pengembangan industri kereta api khususnya perkeretaapian di Kalimantan.
"Indonesia dan Rusia memiliki hubungan historis, dan kerjasama dalam bidang pengembangan industri perkeretaapian ini adalah dalam rangka menjaga dan meningkatkan hubungan tersebut", ujar Menhub Budi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




