ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Laba Bersih Bank DKI Naik 332%

Kamis, 27 Oktober 2016 | 22:41 WIB
AC
B
Penulis: Aris Cahyadi | Editor: B1
Ilustrasi Bank DKI
Ilustrasi Bank DKI (Istimewa)

Jakarta – PT Bank DKI hingga September 2016 membukukan kenaikan laba bersih signifikan mencapai 332,39% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Laba setelah pajak tersebut naik dari Rp 142 miliar menjadi Rp 472 miliar.

Direktur Utama Bank DKI Kresno Sediarsi menjelaskan, peningkatan kinerja ini didorong oleh pendapatan bunga bersih yang tumbuh 20,51% dari Rp 1,56 triliun per September 2015 menjadi Rp 1,88 triliun per September 2016. Pendapatan operasional selain bunga juga tumbuh 59,09% dari Rp 198 miliar per September 2015 menjadi Rp 315 miliar per September 2016.

"Kedua hal ini mendorong pertumbuhan laba operasional sebesar 197,16% dari Rp 211 miliar per September 2015 menjadi Rp 627 miliar per September 2016," kata Kresno dalam keterangan tertulisnya yang diterima Investor Daily, Kamis (27/10).

Dia mengatakan, per September 2016, total asset Bank DKI tercatat sebesar Rp 41,85 triliun dengan penyaluran kredit sebesar Rp 24,56 triliun dan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 29,60 triliun.

ADVERTISEMENT

Komposisi DPK Bank DKI per September 2016 terdiri atas giro Rp 7,63 triliun atau 25,78% dari total DPK, tabungan Rp 5,93 triliun atau 20,03% dari total DPK, dan deposito sebesar Rp 16,03 triliun atau 54,18% dari total DPK.

Kualitas penyaluran kredit juga terus menunjukkan perbaikan kualitas dengan menurunnya rasio NPL net dari 4,12% per September 2015 menjadi 3,76% per September 2016. Sejalan dengan perbaikan kualitas kredit, Bank DKI juga menambah pencadangan (CKPN) sehingga coverage ratio meningkat dari 52,48% per September 2015 menjadi 63,54% per September 2016.

Bank DKI juga terus meningkatkan efisiensi sebagaimana terlihat pada rasio BOPO yang menurun tajam dari 92,99% per September 2015 menjadi 80,26% per September 2016. Rasio keuangan lainnya juga menunjukkan perbaikan.

Adapun ROA meningkat dari 0,76% per September 2015 menjadi 2,15% per September 2016. ROE meningkat dari 5,08% per September 2015 menjadi 10,82% per September 2016.

Rasio LDR meningkat dari 73,63% per September 2015 menjadi 82,99% per September 2016. Rasio LFR meningkat dari 73,16% per September 2015 menjadi 81,11% per September 2016. Dari sisi permodalan, rasio CAR Bank DKI juga meningkat dari 15,35% per September 2015 menjadi 29,27% per September 2016.

Pencapaian kinerja keuangan Bank DKI yang terus membaik ini, membuat Kresno optimistis tren perolehan laba bersih dapat dipertahankan sampai akhir tahun 2016 nanti. "Manajemen juga yakin Bank DKI telah mulai mengarah pada pertumbuhan yang lebih sehat," pungkas Kresno.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon