ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Utilisasi Industri Pengolahan Ikan Ditargetkan 90%

Senin, 7 November 2016 | 21:43 WIB
HK
B
Penulis: Harso Kurniawan | Editor: B1
Ilustrasi Perikanan
Ilustrasi Perikanan (Antara/Antara)

Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah menyusun peta jalan (roadmap) pembangunan industri pengolahan hasil perikanan nasional dengan target jangka pendek meningkatkan utilisasi industri perikanan hingga 90%. Adapun target jangka menengah adalah kawasan industri perikanan baru akan dibangun di wilayah timur Indonesia.

"Roadmap ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Instruksi Presiden No 7 tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional," ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto, Senin (7/11).

Airlangga menuturkan, utilisasi industri perikanan saat ini sekitar 36,1% untuk skala menengah besar. Sementara itu, utilisasi skala UMKM mencapai 62%. Kondisi tersebut disebabkan antara lain terbatasnya suplai bahan baku ikan, sarana dan prasarana penangkapan ikan, serta gudang pendingin ikan.

"Oleh karena itu, pemerintah dan dunia usaha harus bekerja sama untuk mengatasi kendala ini, sehingga industri perikanan kita dapat berkembang pesat," tutur dia.

ADVERTISEMENT

Sebagai gambaran, saat ini terdapat 718 industri pengolahan ikan dengan skala menengah besar yang memiliki kapasitas terpasang sekitar 1,6 juta ton dan menyerap tenaga kerja sebanyak 235 ribu orang. Tidak hanya skala itu, industri pengolahan perikanan mampu dilaksanakan oleh skala kecil seperti pemindangan ikan.

"Jumlah UMKM yang ada saat ini sebanyak 65.766 unit usaha dengan kapasitas terpasang 639 ribu ton dan menyerap tenaga kerja 174 ribu orang," ungkapnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon