LLP-KUKM Fasilitasi Mitra UKM Tampil di Deco Fair 2016
Sabtu, 12 November 2016 | 15:33 WIB
Jakarta - Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (LLP-KUKM) Kementerian Koperasi dan UKM semakin gencar mempromosikan dan memasarkan produk kreatif dari mitra UKM untuk berkiprah di kancah pasar global. Kali ini, LLP-KUKM atau Smesco Indonesia mengajak mitranya untuk mengikuti pameran Saudi Arabia's Exclusive Design Trade (Deco Fair) 2016 di Jeddah, Arab Saudi.
"Deco Fair termasuk pameran furnitur tahunan terbesar dan paling bergengsi di Arab Saudi," ujar Direktur Utama LLP-KUKM, Ahmad Zabadi, saat dihubungi wartawan dari Jakarta, Sabtu (12/11).
Arab Saudi, kata Zabadi, merupakan salah satu pasar furnitur yang menjanjikan. Sebabnya, lanjut dia, furnitur Indonesia banyak diminati oleh konsumen di negara ini karena telah memenuhi standar kualitas, desain dan selera masyarakat Internasional. "Produk furnitur dari Indonesia dikenal memiliki keunikan dan keragaman yang tak bisa ditemui di negara lain," jelasnya.

Dalam ajang Deco Fair 2016, kata Zabadi, pihak Smesco menyewa empat booth dengan luas total sekitar 36 meter persegi (m2). Delegasi Indonesia dipimpin langsung oleh Ahmad Zabadi.
"Dalam pameran Deco Fair 2016 ini, kita harapkan target transaksi potensial yang dihasilkan lebih dari US$ 1,5 juta," imbuhnya.
Sementara itu, Konsul Jenderal RI di Jeddah, M Hery Saripudin, mengatakan, pihaknya menyambut antusias partisipasi LLP-KUKM dan kalangan pengusaha yang bergerak di bidang furnitur, kerajinan tangan dan seni, dalam pameran ini. Keikutsertaan Indonesia dalam pameran tersebut, sejalan dengan upaya keras yang telah dilakukan KJRI Jeddah untuk meningkatkan angka perdagangan, khususnya furnitur ke Arab Saudi.
"Saya berharap kepada para pengusaha untuk terus berkreativitas dan mencari desain-desain baru. Desain yang sesuai dengan perkembangan selera pasar, namun dengan tetap menjaga kualitas produk untuk mempertahankan kepercayaan konsumen," tambahnya.

Fungsi Ekonomi KJRI Jeddah, Bachtiar Saleh, mengharapkan, SMESCO dapat memperluas jaringan pemasarannya melalui kegiatan Saudi Business Matching, Program Connects Trade Visitors and Investors with Exhibitors, dan B to B meeting yang diadakan sebelum pameran berlangsung. Selain Indonesia, ada tujuh negara yang ikut berpartisipasi, yaitu Mesir, Kuwait, Portugal, Arab Saudi, Tunisia, Turki, dan Uni Emirat Arab.
"Ketujuh negara tersebut harus dilihat pula sebagai peluang pasar. Bahkan, terbuka kemungkinan kehadiran para pemasok yang menjadikan Jeddah sebagai hub pemasaran produk furnitur ke pasar Afrika," kata Bachtiar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




