MNC Sky Vision Siap Melantai di Semester II 2012
Senin, 2 April 2012 | 14:46 WIB
Kami memperkirakan IPO akan dilakukan pada akhir semester I atau awal semester II tahun ini
Pengelola stasiun televisi berbayar Indovision dan Top TV, PT MNC Sky Vision, siap melakukan penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) pada semester II tahun ini.
“Kami memperkirakan IPO akan dilakukan pada akhir semester I atau awal semester II tahun ini,” kata Sekretaris Perusahaan Global Mediacom Arya Sinulingga di Jakarta, hari ini.
Sayangnya meski telah melakukan IPO, sayangnya Arya masih enggan mengatakan porsi saham yang akan ditawarkan kepada publik. “Masih kami bicarakan secara internal,” ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan Direktur PT Global Mediacom Tbk (BMTR) M Budi Rustanto. Menurutnya meski masih membicarakan jumlah saham yang akan dilepas, namun pihaknya sudah berusaha memberitahu rencana perseroan kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai persyaratan mengajukan pernyataan pendaftaran kepada Badan pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).
"Kami telah menyampaikan permohonan IPO ke BEI untuk mendapatkan perjanjian pendahuluan," katanya.
Sebagai informasi MNC Sky Vision adalah anak usaha dari Global Mediacom. Meski pihak perseroan masih enggan menyebutkan porsi saham yang akan dilepas, namun terdengar kabar perseroan akan melepas sekitar 20-30 persen saham miliknya.
Pengelola stasiun televisi berbayar Indovision dan Top TV, PT MNC Sky Vision, siap melakukan penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) pada semester II tahun ini.
“Kami memperkirakan IPO akan dilakukan pada akhir semester I atau awal semester II tahun ini,” kata Sekretaris Perusahaan Global Mediacom Arya Sinulingga di Jakarta, hari ini.
Sayangnya meski telah melakukan IPO, sayangnya Arya masih enggan mengatakan porsi saham yang akan ditawarkan kepada publik. “Masih kami bicarakan secara internal,” ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan Direktur PT Global Mediacom Tbk (BMTR) M Budi Rustanto. Menurutnya meski masih membicarakan jumlah saham yang akan dilepas, namun pihaknya sudah berusaha memberitahu rencana perseroan kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai persyaratan mengajukan pernyataan pendaftaran kepada Badan pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).
"Kami telah menyampaikan permohonan IPO ke BEI untuk mendapatkan perjanjian pendahuluan," katanya.
Sebagai informasi MNC Sky Vision adalah anak usaha dari Global Mediacom. Meski pihak perseroan masih enggan menyebutkan porsi saham yang akan dilepas, namun terdengar kabar perseroan akan melepas sekitar 20-30 persen saham miliknya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




