ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Darmin: Manfaatkan Pasar Afrika dan Timteng Melalui IORA

Minggu, 5 Maret 2017 | 18:03 WIB
B
WP
Penulis: BeritaSatu | Editor: WBP
Menko Perekonomian Darmin Nasution
Menko Perekonomian Darmin Nasution (BeritaSatu Photo/David Gita Roza)

Jakarta- Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan bahwa negara-negara yang tergabung dalam Asosiasi Negara Lingkar Samudera Hindia (IORA) belum memanfaatkan peluang kerja sama secara maksimal, termasuk Indonesia.

"IORA merupakan kerja sama yang sejauh ini belum sempat diolah atau dikembangkan dengan baik. Untuk pertama kalinya ada upaya untuk mencoba menyusun dan membicarakan kerja sama yang dimulai dari pemerintah dan dunia bisnis yang berkumpul," kata Darmin, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (5/3).

Menurut Darmin, negara-negara anggota IORA dinilai merupakan pilar yang cukup kuat dalam membentuk kerangka kerja sama ekonomi, budaya, politik dan lainnya. Beberapa negara yang dianggap menjadi pilar penting IORA adalah Indonesia, India dan Afrika Selatan.

Beberapa contoh potensi yang dimiliki IORA dalam konteks kerja sama ekonomi adalah pasar ekspor Afrika. Tercatat, potensi ekspor ke Afrika tersebut mencapai US$ 550 miliar Amerika Serikat (AS) pada 2016, namun realisasi ekspor Indonesia baru mencapai US$ 4,2 miliar.

ADVERTISEMENT

Selain itu, potensi lain adalah dengan pasar Timur Tengah yang mencapai US$ 975 miliar, sementara Indonesia baru US$ 5 miliar. IORA merupakan forum kerja sama antarnegara terbesar di Samudera Hindia yang berdiri pada tahun 1997.

Perdagangan intra-regional IORA di tahun 2015 mencapai US$ 777 miliar atau naik 300 persen dibandingkan tahun 1994 yang sebesar US$ 233 miliar. Selain itu, Samudera Hindia merupakan 70 persen jalur perdagangan dunia, termasuk jalur distribusi minyak dan gas. Bahkan lebih dari setengah kapal kontainer dan dua per tiga kapal tanker minyak dari seluruh dunia melewati kawasan ini.

IORA mencakup kurang lebih 2,7 miliar penduduk atau sebanyak 35 persen penduduk dunia. Namun, perannya baru sebesar 12 persen dari pangsa pasar dunia, 10 persen PDB global, dan 13 persen tujuan penanaman modal asing (PMA).

Penyelenggaraan KTT IORA 2017 akan mengangkat tema "Strengthening Maritime Cooperation for Peaceful, Stable and Prosperous Indian Ocean" dan akan berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada 5-7 Maret 2017.

IORA beranggotakan 21 negara yaitu Australia, Afrika Selatan, Bangladesh, Komoros, India, Indonesia, Iran, Kenya, Madagaskar, Malaysia, Mauritius, Mozambik, Oman, Seychelles, Singapura, Somalia, Sri Lanka, Tanzania, Thailand, Uni Emirat Arab, dan Yaman. Selain itu, sebanyak tujuh negara mitra wicara yaitu Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Jerman, Mesir, Tiongkok, dan Prancis. Tercatat, sebanyak empat negara anggota IORA yakni Afrika Selatan, Australia, India, dan Indonesia serta enam negara mitra AS, RRT, Jerman, Inggris, Jepang dan Perancis merupakan anggota G20.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon