Star Energy Rampungkan Pembelian 3 Aset Chevron US$ 2,3 M
Sabtu, 15 April 2017 | 13:19 WIB
Jakarta - Star Energy yang merupakan perusahaan terafilisasi PT Barito Pacific Tbk (BRPT) merampungkan pembelian tiga aset pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) milik Chevron Corporation di Indonesia dan Filipina. Pembelian tiga aset ini mencapai US$ 2,3 miliar atau Rp 31 triliun.
Konsorsium Star Energy untuk pembelian PLTP yang dikelola Chevron terdiri atas Star Energy Group Holdings, Star Energy Geothermal, AC Energy (Ayala Group) Filipina, dan EGCO dari Thailand. Grup Star Energy memiliki sekitar 68,31 persen saham konsorsium, AC Energy menguasai 19,3 persen, dan EGCO memiliki 11,89 persen. Konsorsium Star Energy dan Chevron menandatangani share sale and purchase agreement PLTP di Indonesia dan Filipina pada 22 Desember 2016.
Executive Vice President, Upstream, Chevron Corporation Jay Johnson mengatakan Chevron menuntaskan perjanjian jual beli PLTP di Filipina dan Indonesia dengan konsorsium Star Energy pada 31 Maret dan dimasukkan ke dalam kinerja perusahaan pada kuartal pertama 2017. Sementara, untuk penjualan aset panas bumi Chevron di Filipina paling lambat tuntas pada akhir 2017.
"Penjualan ini sejalan dengan strategi untuk memaksimalkan nilai bisnis hulu global kami melalui pengelolaan portofolio yang efektif," kata Jay dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (15/4).
Jay menuturkan pelepasan aset di Indonesia dan Filipina ke konsorsium Star Energy ditandai penandatanganan perjanjian jual beli aset. Menurutnya, aset-aset panas bumi Chevron menghasilkan energi yang andal untuk mendukung kebutuhan ekonomi Asia Pasifik yang berkembang.
Tiga aset PLTP Chevron yang dijual kepada konsorsium Star energy adalah PLTP Gunung Salak di Bogor, Jawa Barat berkapasitas 370 megawatt (MW) dan PLTP Darajat di Kabupaten Garut, Jawa Barat berkapasitas 240 MW. Sementara objek transaksi di Filipina adalah pengambilalihan 40 persen saham aset panas bumi Tiwi-MakBan berkapasitas 326 MW. Dengan demikian, total kapasitas PLTP dalam jual beli ini mencapai 740 MW.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




