Bursa Asia Melemah, IHSG Dibuka Loyo
Senin, 16 April 2012 | 09:39 WIB
Kenaikan grafik CDS mengindikasikan meningkatnya potensi gagal bayar obligasi pemerintah Spanyol.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini berada dalam tren negatif.
Hingga pukul 09.36 JATS, IHSG turun 9,44 poin (0,22 persen) menjadi 4.150,99, adapun indeks LQ-45 naik 2,86 poin (0,54 persen) ke level 709,29. Indeks saham syariah (ISSI) melemah 0,53 (0,38 persen) menjadi 138,35.
Pelemahan IHSG hari ini dipicu meningkatnya risiko gagal bayar obligasi Spanyol. Indikator risiko gagal bayar obligasi melalui grafik credit default swap Spanyol tenor lima tahun mencapai level 502,5 bps atau level tertinggi sejak November 2011. Kenaikan grafik CDS mengindikasikan meningkatnya potensi gagal bayar obligasi pemerintah Spanyol.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi China pada kuartal I-2012 hanya mencapai 8,1 persen, atau terendah sejak Juli 2009 dan dibawah ekspektasi pasar yang sebesar 8,4 persen.
Sementara harga minyak mentah dunia pada perdagangan Minggu malam pukul 22.10 waktu New York (pagi ini waktu Indonesia) melemah US$ 0,81 (0,78 persen) ke level US$ 102,83 untuk jenis WTI, sedangkan jenis brent crude oil menguat 0,11 (0,12 persen) ke level US$ 121,83.
Untuk nilai tukar, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), Jumat (13/4), rupiah berada di posisi Rp 9.174 per dolar, atau melemah 1 poin dari penutupan hari sebelumnya sebesar Rp 9.173 dengan kisaran perdagangan Rp 9.220 - Rp 9.128.
Sementara dikutip dari yahoofinance, rupiah pagi ini berada di posisi Rp 9.188. Hari ini rupiah diperdagangkan dengan kisaran Rp 9.178-Rp 9.188.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini berada dalam tren negatif.
Hingga pukul 09.36 JATS, IHSG turun 9,44 poin (0,22 persen) menjadi 4.150,99, adapun indeks LQ-45 naik 2,86 poin (0,54 persen) ke level 709,29. Indeks saham syariah (ISSI) melemah 0,53 (0,38 persen) menjadi 138,35.
Pelemahan IHSG hari ini dipicu meningkatnya risiko gagal bayar obligasi Spanyol. Indikator risiko gagal bayar obligasi melalui grafik credit default swap Spanyol tenor lima tahun mencapai level 502,5 bps atau level tertinggi sejak November 2011. Kenaikan grafik CDS mengindikasikan meningkatnya potensi gagal bayar obligasi pemerintah Spanyol.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi China pada kuartal I-2012 hanya mencapai 8,1 persen, atau terendah sejak Juli 2009 dan dibawah ekspektasi pasar yang sebesar 8,4 persen.
Sementara harga minyak mentah dunia pada perdagangan Minggu malam pukul 22.10 waktu New York (pagi ini waktu Indonesia) melemah US$ 0,81 (0,78 persen) ke level US$ 102,83 untuk jenis WTI, sedangkan jenis brent crude oil menguat 0,11 (0,12 persen) ke level US$ 121,83.
Untuk nilai tukar, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), Jumat (13/4), rupiah berada di posisi Rp 9.174 per dolar, atau melemah 1 poin dari penutupan hari sebelumnya sebesar Rp 9.173 dengan kisaran perdagangan Rp 9.220 - Rp 9.128.
Sementara dikutip dari yahoofinance, rupiah pagi ini berada di posisi Rp 9.188. Hari ini rupiah diperdagangkan dengan kisaran Rp 9.178-Rp 9.188.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




