ESDM Dorong Baterai Mobil Listrik Bisa Diganti di SPBU
Jumat, 4 Agustus 2017 | 11:08 WIB
Jakarta- Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mencari teknologi baterai yang tepat untuk merealisasikan pengembangan mobil listrik di Indonesia.
"Kalau dari (Kementerian) ESDM, kami lagi melihat soal baterai yang (jadi bagian) sensitif di (pengembangan) mobil listrik," kata Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar usai diskusi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Jakarta, Jumat (4/8).
Menurut Arcandra, kementeriannya tengah mempertimbangkan teknologi baterai untuk mobil listrik yang bisa diganti di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). "Bisa kita ganti di sana dan mereka cas, Apalah namanya, kita sedang pikirkan," katanya.
Arcandra mengatakan relaksasi pungutan pajak mobil listrik diharapkan dapat mendorong industri otomotif. "Relaksasi pajak itu di Kementerian Keuangan. Kita dorong agar industri mobil listrik ini suatu saat bisa terlaksana karena di luar negeri sudah berkembang, sementara kita belum apa-apa," ujar dia.
Untuk itu, lanjutnya, jika memang ada hal yang bisa mendorong berkembangnya mobil listrik di masa depan, seperti stimulus, maka akan dilakukan.
Dalam waktu dekat, ia mengatakan dibutuhkan Peraturan Presiden (Perpres) terkait pengembangan mobil listrik ini. "Ini langkah pertama dulu. Step by step, one slice at the time".
Sebelumnya ia mengatakan mobil listrik merupakan upaya Indonesia untuk mengurangi efek gas rumah kaca sesuai Kesepakatan Paris.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




