Hypermart Perluas Kerja Sama dengan Pemasok Lokal
Rabu, 6 September 2017 | 09:35 WIB
Jakarta- PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) pemilik brand Hypermart mendukung penjualan produk yang dihasilkan pemasok lokal termasuk holtikultura seperti bawang merah.
"Produk-produk yang dijual di Hypermart hampir 100 persen merupakan produk lokal," kata Corporate Secretary PT Matahari Putra Prima Tbk Danny Kojongian di Jakarta, Rabu (6/9).
Peritel lokal multi format terkemuka di Indonesia ini juga terus membuka kerja sama dengan suplier lokal untuk menjadi pemasok di Hypermart terutama produk-produk segar (fresh) seperti ikan, sayur, bumbu dapur, buah, tahu tempe atau produk-produk makanan atau jajanan.
Terkait tuduhan Hypermart menjual bawang merah dari Tiongkok, dia menegaskan hal tersebut tidak benar. Meski bibitnya berasal dari Tiongkok, namun bawang merah itu diolah dan ditanam para petani lokal di Indonesia.
"Bawang merah yang kami jual adalah hasil dari produk lokal di Brebes. Bibitnya memang dulu berasal dari Xiangdong, Tiongkok tapi dipasarkan oleh pengusaha Indonesia yang membina para petani bawang. Bibit tersebut diolah dan ditanam oleh para petani Indonesia di Brebes," kata dia.
Di sisi lain, keran impor produk yang diperdagangkan ritel saat ini tengah dibatasi pemerintah. Seperti diketahui, tahun 2012 Kementerian Perdagangan (Kemdag) telah mengeluarkan aturan pembatasan produk impor di pasar ritel dan pusat perbelanjaan. Hal ini guna menjaga industri dalam negeri dari serbuan produk impor.
"Hampir 100 persen produk yang kami jual dari pemasok lokal. Untuk produk makanan kan sudah harus ada label BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dan barang ada SNI (Standar Nasional Indonesia). Pokoknya kami tunduk dengan peraturan pemerintah," ungkap dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




