ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

CCI Dukung Pelaku Industri Tekstil di Indonesia

Kamis, 7 September 2017 | 10:19 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Asosiasi perdagangan nirlaba yang mempromosikan kapas dan produk-produk kapas dari Amerika Serikat (AS) bermerek dagang Cotton USA, Cotton Council International (CCI), menggelar konferensi Indonesia Cotton Day, di Jakarta, Rabu (6/9).
Asosiasi perdagangan nirlaba yang mempromosikan kapas dan produk-produk kapas dari Amerika Serikat (AS) bermerek dagang Cotton USA, Cotton Council International (CCI), menggelar konferensi Indonesia Cotton Day, di Jakarta, Rabu (6/9). (Beritasatu Photo/Istimewa)

Jakarta - Asosiasi perdagangan nirlaba yang mempromosikan kapas dan produk-produk kapas dari Amerika Serikat (AS) bermerek dagang Cotton USA, Cotton Council International (CCI), mendorong kalangan pelaku industri tekstil di Indonesia untuk menjalin hubungan perdagangan yang lebih baik, lewat konferensi tekstil nasional, Indonesia Cotton Day, di Jakarta, Rabu (6/9).

Presiden CCI, Eduardo Esteve, mengatakan, konferensi ini memiliki tujuan untuk mendukung industri tekstil dalam mengembangkan kapasitasnya untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

"Melalui konferensi ni, kami berharap dapat menyajikan informasi terbaru tentang Cotton USA kepada 100 eksekutif dari berbagai pabrik tekstil di Indonesia, sekaligus menyebarkan informasi tentang produk ini kepada komunitas fashion dan tekstil di Indonesia," kata Esteve.

Produk kapas berkualitas tinggi ini, kata Esteve, sudah digunakan oleh banyak merek fashion global, sebagai bahan dasar untuk manufaktur berbagai garment fashion. Hal itu, lanjut dia, termasuk juga sejumlah merek-merek fashion yang sudah ada di Indonesia.

ADVERTISEMENT

"Dengan pemahaman yang baik mengenai kualitas yang tinggi dari kapas Amerika, tentunya akan membantu kalangan pelaku industri dalam memilih bahan yang cocok untuk digunakan," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif CCI, Bruce Atherley mengatakan kapas yang dihasilkan pihaknya diproduksi lebih dari 18.000 petani keluarga yang telah memahami lahan selama beberapa dekade.

"AS menjadi produsen kapas terbesar ketiga didunia, atau sekitar 15 persen dari total produksi kapas dunia," kata dia.

Menurut Bruce, ekspor serat kapas AS ke Indonesia sendiri berkisar di angka US$ 400 juta hingga US$ 500 juta per tahun.

"Nilai tersebut, tergantung dari nilai fluktuasi harga kapas, yang sering naik turun," tambahnya.

Dalam kesemapatan Indonesia Cotton Day ini, tiga pabrik tekstil Indonesia yang menggunakan kapas AS berlisensi Cotton USA juga turut menampilkan merek fashionnya. Ketiga pabrik tersebut adalah PT Apac Inti Corpora, PT Argo Pantes, dan PT Lucky Print Abadi.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon