Melawan Arus, IHSG Dibuka Positif
Selasa, 1 Mei 2012 | 09:40 WIB
Menyusul negatifnya data ekonomi Amerika Serikat (AS) menyusul personal spending bulan April yang turun signifikan.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini berada dalam tren negatif.
Penguatan IHSG diperkirakan tidak berlangsung lama menyusul negatifnya data ekonomi Amerika Serikat (AS) menyusul personal spending bulan April yang turun signifikan, dan produk domestik bruto (GDP) Spanyol yang turun 0,3 persen pada kuartal pertama 2012. Selain itu S&P menurunkan peringkat kredit 11 bank di Spanyol.
Hingga pukul 09.32 JATS, IHSG naik 9,44 poin (0,22 persen) menjadi 4.190,12, adapun indeks LQ-45 naik 2,67 poin (0,38 persen) ke level 714,05. Indeks saham syariah (ISSI) menguat 0,30 (0,21 persen) menjadi 140,28.
Sementara harga minyak mentah dunia pada perdagangan Minggu malam pukul 22.15 waktu New York (pagi ini waktu Indonesia) meningkat US$ 0,11 (0,12 persen) ke level US$ 104,87 untuk jenis WTI, sedangkan jenis brent crude oil menguat 0,11 (0,12 persen) ke level US$ 119,47.
Untuk nilai tukar, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), Senin (30/4), rupiah berada di posisi Rp 9.190 per dolar, atau tetap dari penutupan hari sebelumnya sebesar Rp 9.190 dengan kisaran perdagangan Rp 9.236 - Rp 9.144.
Sementara dikutip dari yahoofinance, rupiah pagi ini berada di posisi Rp 9.193. Hari ini rupiah diperdagangkan dengan kisaran Rp 9.184-Rp 9.184.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini berada dalam tren negatif.
Penguatan IHSG diperkirakan tidak berlangsung lama menyusul negatifnya data ekonomi Amerika Serikat (AS) menyusul personal spending bulan April yang turun signifikan, dan produk domestik bruto (GDP) Spanyol yang turun 0,3 persen pada kuartal pertama 2012. Selain itu S&P menurunkan peringkat kredit 11 bank di Spanyol.
Hingga pukul 09.32 JATS, IHSG naik 9,44 poin (0,22 persen) menjadi 4.190,12, adapun indeks LQ-45 naik 2,67 poin (0,38 persen) ke level 714,05. Indeks saham syariah (ISSI) menguat 0,30 (0,21 persen) menjadi 140,28.
Sementara harga minyak mentah dunia pada perdagangan Minggu malam pukul 22.15 waktu New York (pagi ini waktu Indonesia) meningkat US$ 0,11 (0,12 persen) ke level US$ 104,87 untuk jenis WTI, sedangkan jenis brent crude oil menguat 0,11 (0,12 persen) ke level US$ 119,47.
Untuk nilai tukar, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), Senin (30/4), rupiah berada di posisi Rp 9.190 per dolar, atau tetap dari penutupan hari sebelumnya sebesar Rp 9.190 dengan kisaran perdagangan Rp 9.236 - Rp 9.144.
Sementara dikutip dari yahoofinance, rupiah pagi ini berada di posisi Rp 9.193. Hari ini rupiah diperdagangkan dengan kisaran Rp 9.184-Rp 9.184.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




