BPS: Neraca Perdagangan Surplus US$ 895 Juta
Rabu, 15 November 2017 | 19:55 WIB
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Oktober 2017 surplus US$ 895 juta yang didorong oleh adanya surplus sektor nonmigas, meskipun ada defisit dari sektor migas.
Kepala BPS Suhariyanto dalam jumpa pers pada Rabu (15/11) mengatakan nilai itu disebabkan surplus sektor nonmigas US$ 1,69 miliar, sementara sektor migas masih defisit US$ 790 juta.
Ia mengatakan, pada Oktober 2017 kinerja ekspor mencapai US$ 15,09 miliar, sementara impor US$ 14,19 miliar.
Jika dilihat dari sisi volume perdagangan, neraca volume perdagangan Indonesia pada Oktober 2017 mengalami surplus 35,56 juta ton yang didorong oleh surplusnya neraca sektor nonmigas 36,24 juta ton, namun neraca volume perdagangan sektor migas defisit 0,68 juta ton.
Secara kumulatif pada periode Januari-Oktober 2017, neraca perdagangan Indonesia mengantongi surplus US$ 11,78 miliar, dengan kinerja ekspor mencapai US$ 138,46 miliar dan impor sebesar US$ 126,68 miliar.
Dari total nilai ekspor tersebut, ekspor nonmigas US$ 125,58 miliar, sementara ekspor migas US$ 12,88 miliar. Sementara untuk impor, sektor nonmigas tercatat US$ 107,13 miliar dan sektor migas US$ 19,54 miliar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




