ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Prospek Emiten CPO Bersinar

Selasa, 8 Mei 2012 | 13:35 WIB
MM
B
Penulis: Moh. Said Mashur | Editor: B1
CPO
CPO (Antara)
Dipicu musim dingin di kedua negara dengan pertumbuhan tertinggi di Asia itu.

Prospek emiten sektor perkebunan pada kuartal kedua dan ketiga diperkirakan akan bersinar  setelah pada kuartal pertama mengalami koreksi menyusul buruknya cuaca.

"Permintaan dari China dan India akan meningkat," kata Analis DBS Vicker Securities, Ben Santoso, hari ini.

Dia mengatakan, peningkatan tersebut dipicu musim dingin di kedua negara dengan pertumbuhan tertinggi di Asia itu. Di sisi lain, pasokan kedelai semakin berkurang, sehingga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) akan menjadi substitusi.  

Pada periode 2012 -2014 harga CPO akan meningkat 14-19 persen sering kenaikan harga minyak kedelai.

Sementara riset Bahana Securities yang dipublikasikan hari ini memperkirakan, volume CPO akan bertumbuh dengan target harga sekitar US$ 1.175 per ton.

Pada kuartal I-2012, sejumlah emiten perkebunan mengalami tekanan menyusul cuaca El Nino yang menerjang sejumlah wilayah Indonesia pada tahun lalu.

Tak heran laba bersih PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) di kuartal pertama 2012 turun sebesar 42,4 persen menjadi Rp 378 miliar dari Rp 654 miilar, sedangkan PT Perusahaan Perkebunan London Sumatera Tbk (LSIP) turun 24,1 persen mencapai 299 miliar dari Rp 394 miliar.         

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon