ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jelang Pertemuan IMF, BI Bali Wujudkan Clean Money Policy

Minggu, 1 April 2018 | 21:28 WIB
IM
WP
Penulis: I Nyoman Mardika | Editor: WBP
Ilustrasi Rupiah.
Ilustrasi Rupiah. (BeritaSatu Photo/David Gita Roza)

Denpasar- Menjelang pelaksanaan pertemuan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia, pada Oktober 2018, Bank Indonesia (BI) menargetkan dapat menekan uang tidak layak edar (clean money) di Bali. Upaya ini salah satunya melalui optimalisasi kas keliling.

"Kami berupaya menjaga dan meningkatkan kualitas uang rupiah," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana di Denpasar, Minggu (1/4)

Menurutnya, untuk mewujudkan uang layak edar, pihaknya melakukan layanan kas di dalam kantor dan di luar kantor. Layanan di dalam kantor, mencakup penyetoran dan pembayaran oleh bank umum maupun penukaran uang langsung dari masyarakat pada jadwal tertentu. "Bank umum wajib melayani permintaan penukaran dari masyarakat sepanjang bank memiliki persediaan uang layak edar," kata dia.

Sedangkan layanan kas di luar kantor dilakukan melalui kas titipan yang dikelola salah satu bank di Singaraja yang pelaksanaanya diikuti delapan anggota bank peserta dan satu bank pengelola merangkap anggota.

ADVERTISEMENT

Selain itu, BI juga melakukan kas keliling dengan mengunjungi pusat keramaian seperti pasar dan pusat perbelanjaan. Pihaknya juga mengoptimalkan layanan penukaran uang kepada usaha penukaran valuta asing (money changer). "Kas keliling juga menyasar daerah terpencil seperti Pulau Nusa Penida, Lembongan dan Ceningan," kata dia.

Dikatakan, selama tahun 2017, BI telah menggelar 94 kali kas keliling atau menurun dibandingkan tahun 2016 yang mencapai 100 kali. "Penurunan frekuensi itu karena adanya kas titipan di Singaraja dengan melakukan kas keliling wilayah Buleleng dan Jembrana oleh bank umum pengelola," ucapnya.

Nominal uang tidak layak edar yang diterima BI pada kuartal IV-2017 mencapai 1,39 juta lembar atau Rp 90 miliar. Jumlah itu menurun 29,7 persen dibandingkan kuartal sebelumnya. Jjia dibandingkan periode sama tahun sebelumnya juga menurun sebesar 6,1 persen.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

IMF Peringatkan Serangan Siber AI Bisa Picu Krisis Keuangan Global

IMF Peringatkan Serangan Siber AI Bisa Picu Krisis Keuangan Global

OTOTEKNO
Indef: Optimisme Fiskal Harus Diiringi Konsolidasi Nyata

Indef: Optimisme Fiskal Harus Diiringi Konsolidasi Nyata

EKONOMI
Bertemu IMF dan World Bank, BI Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas

Bertemu IMF dan World Bank, BI Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas

EKONOMI
Perang Iran Enggak Ngaruh, Ekonomi China Kuartal I Tumbuh 5 Persen

Perang Iran Enggak Ngaruh, Ekonomi China Kuartal I Tumbuh 5 Persen

EKONOMI
Dana Asing Berpotensi Banjiri RI, IMF dan Investor Beri Sinyal Positif

Dana Asing Berpotensi Banjiri RI, IMF dan Investor Beri Sinyal Positif

EKONOMI
Purbaya Ungkap RI Jadi Sorotan Investor Global

Purbaya Ungkap RI Jadi Sorotan Investor Global

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon