Program CSR Telkom Dinilai Proporsional dan Berimbang
Senin, 23 April 2018 | 10:13 WIB
Jakarta - Terkait berbagai tudingan negatif yang akhir-akhir ini banyak ditujukan terhadap PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), Ketua Umum Serikat Karyawan (Sekar) Telkom, Asep Mulyana, menyesalkan segala tuduhan yang tidak berpijak terhadap fakta.
"Sekar Telkom merupakan wadah satu-satunya karyawan Telkom dimana salah satu fungsinya adalah mengawal good corporate governance di perusahaan dan telah menjalankan fungsi tersebut dengan ketat. Tuduhan dan penilaian negatif pihak eksternal terhadap Telkom akhir-akhir ini bersifat tendensius, sepotong-sepotong dan tidak sesuai fakta yang sebenarnya," ujar Asep Mulyana di Jakarta, Senin (23/4).
Asep mengatakan, Sekar Telkom memiliki sikap yang jelas dan profesional, serta tidak bisa disetir oleh manajemen. Sekar Telkom juga selalu menempatkan diri di atas kepentingan perusahaan dan karyawan untuk memperjuangkannya kepada manajemen.
"Dalam kaitan ini, manajemen tetap menghargai kami sebagai mitra sejajar dan memiliki itikad baik untuk selalu menuntaskan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang memuaskan kedua pihak," katanya.
Asep menilai, pengelolaan bisnis perusahaan telah dilakukan secara profesional dan transparan. "Sebagai salah satu contoh, saat terjadinya gangguan satelit Telkom-1, Sekar ikut terlibat mengawasi pelaksanaan recovery. Kami melihat, upaya yang serius dan profesional dari manajemen untuk memberikan informasi secara transparan kepada publik," lanjutnya.
Asep menambahkan, pengelolaan perusahaan juga berdampak positif secara sosial dimana tidak pernah ada diskriminasi, baik terkait antar suku, agama, maupun golongan (SARA).
"Begitupun program corporate sosial responsibilty (CSR) perusahaan telah berjalan di seluruh wilayah Indonesia dengan proporsional dan berimbang, seperti program-program Telkom Group Berbagi Ramadhan dan Idul Fitri yang berjalan setiap tahun," tambahnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




