ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Makassar New Port Ditargetkan Rampung Akhir 2018

Kamis, 3 Mei 2018 | 16:08 WIB
TD
FH
Penulis: Thresa Sandra Desfika | Editor: FER
Menteri BUMN, Rini Soemarno, melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan Makassar New Port, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin 15 Januari 2017.
Menteri BUMN, Rini Soemarno, melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan Makassar New Port, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin 15 Januari 2017. (Istimewa)

Makassar - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV optimistis dapat menyelesaikan proyek pembangunan Makassar New Port (MNP) tahap I paket A pada akhir 2018 mendatang. Sedangkan MNP tahap I paket B dan C diperkirakan rampung pada akhir 2019.

Direktur Fasilitas dan Peralatan Pelabuhan Pelindo IV Farid Padang mengatakan, pembangunan MNP tahap I Paket A sudah dimulai sejak Juni 2015. Kini perkembangannya telah mencapai 77,37 persen, dan akan rampung dalam beberapa bulan ke depan.

"Terhitung mulai 30 April 2018 kemarin sudah kami countdown sampai Oktober. Lantai dermaga tidak lama lagi sudah bisa dicor beton. Akhir tahun ini sudah bisa beroperasi untuk paket 1 A," kata Farid dalam keterangan tertulis, Kamis (3/5).

Farid menambahkan, paket B yang dibangun sejak September 2016, realisasi fisiknya kini sudah 67,11 persen dan paket C yang dibangun bersamaan dengan paket B, perkembangannya sudah 48,3 persen.

ADVERTISEMENT

Saat ini, terang Farid, pengerjaan yang sedang berlangsung pada paket A, yakni penyelesaian reklamasi untuk dermaga, fabrikasi tulangan struktur secant pile dan bore pile dermaga, serta pekerjaan secant pile dan bore pile.

"Di paket B, sedang dikerjakan pekerjaan reklamasi area container yard, pekerjaan soil replacement area causeway, pekerjaan revetment, pengecoran saluran precast dan produksi paving block," terangnya.

Sementara itu, pekerjaan yang sedang dikerjakan di paket C adalah, produksi core 1-5 kg, produksi underlayer 5 -10 kg, pemasangan core breakwater (1-5 kg) dan pemasangan toe protection breakwater 100-160 kg. Selain itu, sistem dermaga yang diaplikasikan pada proyek ini adalah secant pile dengan sistem boring yang bisa mengefisiensikan waktu dan biaya dengan kualitas yang lebih baik. Dalam penerapannya, baru ada dua di dunia, yaitu di Liverpool, Inggris, dan Makassar New Port.

"Dermaga ini akan menjadi dermaga modern yang terkoneksi dengan jaringan kereta api Trans Sulawesi dan akan dioperasikan terintegrasi dengan pusat logistik Kawasan Berikat," jelas Farid.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon