ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

RUPST Pergantian Direksi BEI Ditunda

Kamis, 7 Juni 2018 | 11:55 WIB
AD
AB
Penulis: Aditya L Djono | Editor: AB
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (BEI)
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (BEI) (Antara/Andika Wahyu)

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan agenda pergantian direksi BEI ditunda. OJK beralasan masih memerlukan waktu untuk mendalami para calon direksi.

Permintaan penundaan tersebut tertuang dalam surat OJK yang ditandatangani Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Hoesen, Rabu (6/6), yang ditujukan kepada direksi BEI.

"Mengingat masih diperlukan proses pendalaman lebih lanjut terhadap calon direksi PT Bursa Efek Indonesia, dengan ini kami perintahkan Saudara untuk menunda penyelenggaraan RUPST 2018 PT Bursa Efek Indonesia dari sebelumnya tanggal 25 Juni 2018 menjadi tanggal 29 Juni 2018," demikian petikan surat OJK yang salinannya diperoleh SP, Kamis (7/6).

RUPST yang akan datang mengagendakan pemilihan direksi PT BEI periode 2018-2021. Ada empat paket calon dewan direksi yang diajukan ke OJK. Paket yang nantinya terpilih akan menggantikan dewan direksi periode 2015-2018, yang terdiri dari Tito Sulistio (direktur utama), serta Alpino Kianjaya, Chaeruddin Berlian, Hamdi Hassyarbaini, Samsul Hidayat, Nicky Hogan, dan Sulistyo Budi.

ADVERTISEMENT

Dalam empat paket calon direksi BEI periode mendatang, Tito Sulistio kembali mencalonkan diri dalam satu paket bersama Edgar Ekaputra, Erna Dewayani, Alpino Kianjaya, Abdul Munim, Hasan Fawzi, dan Chaeruddin Berlian.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon