ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemerintah Terus Dorong Kemudahan Berbisnis

Kamis, 16 Agustus 2018 | 15:00 WIB
CP
FB
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: FMB
Presiden Joko Widodo menyampaikan Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR 2018 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 16 Agustus 2018.
Presiden Joko Widodo menyampaikan Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR 2018 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 16 Agustus 2018. (Antara/Hafidz Mubarak A)

Jakarta - Kemudahan berbisnis menjadi faktor kunci untuk peningkatan investasi, selain pembangunan infrastruktur. Jika investasi meningkat, maka pertumbuhan ekonomi juga menjadi lebih tinggi.

"Kemudahan berusaha dalam berbagai skala turut didorong pemerintah dengan reformasi struktural, termasuk dengan reformasi sistem perizinan," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu disampaikan Presiden saat menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kemerdekaan Indonesia pada Sidang Bersama DPR dan DPD di Ruang Rapat Paripurna Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD, Jakarta, Kamis (16/8).

"Pemerintah sudah menjalankan Online Single Submission (OSS) sebagai sistem yang mengintegrasikan seluruh pelayanan perizinan berusaha yang menjadi kewenangan menteri/pimpinan lembaga, gubernur, atau bupati/wali kota yang dilakukan secara elektronik," kata Presiden.

ADVERTISEMENT

Melalui reformasi sistem perizinan, menurutnya, pemerintah mendorong standardisasi. Menjadikan birokrasi perizinan di tingkat pusat dan daerah lebih mudah, lebih cepat, dan juga lebih terintegrasi.

Berbagai program reformasi struktural telah meningkatkan daya saing perekonomian nasional secara signifikan. "Peringkat Ease of Doing Business (EoDB) Indonesia melompat 48 peringkat selama tiga tahun menjadi posisi 72 pada tahun 2018. Peringkat Global Competitiveness Index kita naik 5 peringkat dari posisi 41 di tahun 2016 menjadi posisi 36 di tahun 2017," ungkap Presiden.

Presiden menambahkan, Indonesia sudah mendapatkan peringkat investment grade, layak investasi dari lembaga-lembaga pemeringkat internasional ternama seperti Moody’s, Fitch, dan S&P. Kepercayaan itu, momentum bagi Indonesia untuk meningkatkan investasi dan mendorong ekspor. "Peningkatan investasi dan ekspor adalah kunci apabila kita ingin memiliki ekonomi yang tangguh," imbuhnya.

Presiden menegaskan, masa depan ekonomi Indonesia ada di tangan anak-anak muda. Sekarang banyak sekali anak-anak muda yang ingin menjadi wirausahawan baru, Jenis-jenis usaha yang tidak terpikirkan oleh generasi-generasi sebelumnya.

"Mereka mendirikan berbagai start-up dengan ide-ide yang dapat mengubah dunia. Mereka mendirikan wirausaha sosial yang, dengan memiliki tujuan-tujuan mulia, memadukan keahlian berusaha dengan ketulusan hati membantu sesama manusia. Itulah yang ditunjukkan oleh para wirausahawan sosial yang mempekerjakan kelompok difabel, yang mendirikan bank sampah, yang menjaga kelestarian hayati Indonesia," katanya.

Langkah dari generasi muda tersebut, menurut Presiden, menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang dan harus didukung. "Maka dari itu, energi serta semangat kemajuan generasi muda dan rakyat Indonesia harus terus kita dukung. Keinginan luar biasa masyarakat Indonesia untuk menjadi wirausahawan- irausahawan baru harus diberi daya untuk tumbuh dan berkembang," ujarnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon