Sempat Rebound, Harga Emas Ditutup Melemah
Jumat, 17 Agustus 2018 | 08:23 WIB
Chicago - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis atau Jumat pagi WIB (17/8), setelah sempat rebound, tertekan penguatan saham-saham AS.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun US$ 1,0 atau 0,08 persen, menjadi US$ 1.184,00 per ounce, tingkat terendah baru sejak Januari 2017.
Penguatan dolar AS mendorong logam mulia turun tajam di tengah krisis mata uang Turki, lira. Pada Kamis (16/8) pagi, emas berhasil menguat, tetapi membalikkan tren kenaikkannya di bawah tekanan meningkatnya bursa saham AS.
Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup naik 396,3 poin (1,58 persen) mencapai 25.558, Nasdaq composite index naik 32,4 (0,42 persen) mencapai 7.806, sedangkan S&P 500 index naik 22,3 (0,79 persen) mencapai 2.840. Indeks S&P 500 dan Nasdaq mengikuti kenaikan Dow. Ketika ekuitas membukukan keuntungan, logam mulia biasanya turun karena investor tidak selalu mencari aset-aset safe haven.
Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 25,9 sen atau 1,79 persen, menjadi US$ 14,713 per ounce. Platinum untuk penyerahan Oktober naik US$ 12,60 atau 1,63 persen, menjadi US$ 784,50 per ounce.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




