ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Harga Suzuki Ignis Tetap Meskipun Nilai Tukar Rupiah Tidak Stabil

Minggu, 26 Agustus 2018 | 21:03 WIB
RS
FB
Penulis: Ridho Syukro | Editor: FMB
Suzuki Ignis Sport Edition
Suzuki Ignis Sport Edition (Beritasatu/Herman)

Jakarta - PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) tidak menaikkan harga jual produk Suzuki Ignis meskipun nilai tukar rupiah terhadap dolar tidak stabil. Sepanjang tahun 2018 ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar tidak menentu, kadang melemah kadang menguat.

Seperti diketahui, Suzuki Ignis belum bisa diproduksi secara lokal karena masih diimpor dalam bentuk CBU dari India. 4W Deputy Managing Director SIS Setiawan Surya mengatakan pelemahan rupiah memang berdampak pada semua produk impor.

Banyak cara yang bisa dilakukan perusahaan untuk menghadapi pelemahan rupiah, ada perusahaan yang menaikkan harga jual produknya dan ada juga perusahaan yang menahan kenaikan harga jual produknya.

Suzuki lebih memilih untuk tidak menaikkan harga jual produk Suzuki Ignis karena menjaga daya beli konsumen di samping itu, pelemahan rupiah masih bisa ditoleransi.

ADVERTISEMENT

Ia mengatakan pihaknya akan menaikkan harga jual Suzuki Ignis jika nilai tukar rupiah sudah di ambang batas.

"Kami tunggu dulu keputusan Kementerian Keuangan (Kemkeu) jika Kemkeu sudah teriak maka Suzuki akan ambil sikap," ujar dia kepada Investor Daily, di Jakarta, belum lama ini.

Ia menjelaskan sejak diluncurkan tahun 2017, Suzuki Ignis sudah terjual lebih dari 14.000 unit dan memasuki tahun 2018 ini Suzuki Ignis masih menjadi backbone Penjualan Suzuki setelah All New Ertiga.

Suzuki masih terus melakukan kajian untuk memproduksi Suzuki Ignis secara lokal. Banyak faktor yang dilihat untuk memproduksi contohnya SDM dan kesiapan pihak prinsipal. Tidak mudah untuk memproduksi mobil secara lokal karena perlu studi dan research and development yang pas.

Ia menuturkan Suzuki Ignis memang produk unggulan Suzuki tetapi Suzuki juga punya All New Ertiga yang sudah diproduksi lokal. All New Ertiga juga siap diekspor pada September 2018 di 29 negara.

Ia mengatakan SIS terus memantau perkembangan pasar otomotif di Indonesia, memasuki semester II ini, ia optimistis penjualan mobil bisa tumbuh dan target Gaikindo sebesar 1,1 juta unit bisa dicapai.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon