ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Spekta Hortikultura 2018

Mentan Bagikan Benih Gratis ke Petani

Jumat, 21 September 2018 | 18:08 WIB
AB
AB
Penulis: Anselmus Bata | Editor: AB
Amran Sulaiman (kedua kanan) saat panen produk hortikultura.
Amran Sulaiman (kedua kanan) saat panen produk hortikultura. (Istimewa)

Ngamprah - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membagikan benih unggul gratis untuk para petani hortikultura dalam acara "Spekta Hortikultura 2018" di Lembang, Bandung, Jawa Barat, Kamis (20/9). Pembagian benih unggul dari hasil inovasi teknologi Badan Litbang Pertanian pada 2017 ini untuk mempercepat diseminasi hasil inovasi teknologi komoditas hortikultura dan upaya swasembada beberapa komoditas hortikultura. Menteri Pertanian juga melakukan ekspor produk pertanian untuk menambah devisa negara dan meningkatkan penghasilan petani hortikultura.

Dalam acara yang berlangsung hingga Minggu, 23 September 2018, Amran mengatakan tahun ini merupakan tahun hortikultura, karena hasil produksi hortikultura dari dalam negeri meningkat, sehingga hasilnya dapat diekspor.

"Ekspor Indonesia meningkat 24 persen, dan pertanian termasuk sektor yang berkontribusi besar dalam menyumbang pendapatan negara Indonesia," ucap Amran dalam sambutannya di depan sekitar 3.000 orang yang mengunjungi "Spekta Hortikultura 2018" 

Pada kesempatan itu, Amran meminta dirjen Hortikultura meningkatkan anggaran bibit hortikultura, khususnya bawang putih dan cabai. Kebijakan tersebut merupakan upaya mempercepat Indonesia berswasembada hortikultura dan menyelamatkan devisa negara.

ADVERTISEMENT

"Tahun ini kita target tanam produk hortikultura 10.000 hektare, naik 500 persen. Kalau mau swasembada harus tanam 60.000 hektare. Insyaallah, 2-3 tahun bisa selesai. Mari kita bahu membahu jaga perekonomian negara kita," tegas Amran.

Kementerian Pertanian sudah menganggarkan program pembagian benih dan bibit. Anggaran ini disediakan sebagai bentuk komitmen Kementerian Pertanian untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada 2045.

"Melalui APBNP, Kementerian Pertanian telah menganggarkan sebanyak 2,4 triliun untuk produksi benih dan bibit. Ini adalah komitmen Kemtan pada tahun 2017. Lalu, dalam APBN 2018, anggarannya meningkat menjadi Rp 5,5 triliun. Kita bagikan gratis ke seluruh petani Indonesia. Kita ingin bukan hanya swasembada, tetapi bisa terus ekspor dan menjadi lumbung pangan dunia pada 2045," ucap Amran.

Pada kesempatan itu, Menteri Amran membagikan 24 ton benih bawang merah varietas Bima, 26 ton benih kentang varietas Granola L, 20 ton benih bawang putih, 16.700 polybag benih buah-buahan (mangga, manggis, durian, jengkol, dan pete), dan 8.000 polybag benih jeruk (4.000 polybag varietas keprok batu 55, 1.000 keprok RGL, 1.000 keprok Borneo Prima, 1.000 Siem Pontianak, dan 1.000 Siem Banjar).

Amran juga melepas ekspor tanaman hias dracaena sebanyak 306.000 set dengan tujuan ekspor negara Asia dan Timur Tengah, serta buncis dan tomat sebanyak 600 ton dengan tujuan ekspor ke Singapura. Dari catatan Kemtan, ekspor hortikultura para petani Indonesia sudah gemilang. Untuk komoditas sayuran, seperti bawang merah, Indonesia sudah berhenti mengimpor dari 2016, seiring peningkatan produksi petani lokal. Pada 2017, ekspor bawang merah mencapai hingga 7.750 ton, dan tahun ini ditargetkan naik dua kali lipat.

Setelah melakukan pembagian benih gratis dan melepas ekspor sejumlah komoditas, Amran mengunjungi bazar dan stand dari para pelaku industri pertanian. Salah satunya PT Meroke Tetap Jaya yang merupakan perusahaan pupuk swasta di Indonesia.

Spekta Hortikultura adalah acara rutin yang diselenggarakan oleh Puslitbang Hortikultura untuk mengedukasi masyarakat mengenai inovasi teknologi pertanian. Berbeda dengan tahun sebelumnya, Spekta Hortikultura 2018 bertujuan untuk meningkatkan sinergi antarpelaku pertanian tanpa adanya batasan logo dan nama.

Para pengunjung Spekta Hortikultura 2018 dapat disuguhkan beragam varietas unggulan, mulai dari varietas sayuran, buah, hingga tanaman hias, serta budidaya hingga pemasaran produk hortikultura yang ditampilkan dalam lahan seluas 15 hektare. Lahan tersebut dijadikan area demoplot, pameran, hingga panggung. Selain itu, ada beberapa acara lain, seperti bimbingan teknis, dan lomba-lomba yang diselenggarakan masing-masing balai.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon