ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun, SMF Tawarkan Kupon 8,25-8,7%

Jumat, 5 Oktober 2018 | 20:49 WIB
DK
FB
Penulis: Devie Kania | Editor: FMB
Ilustrasi PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
Ilustrasi PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) (Istimewa)

Jakarta -- PT Sarana Multigriya Financial (SMF) menargetkan nilai penerbitan obligasi maksimum Rp 2 triliun. Kepada investor, perseroan menawarkan tingkat kupon dalam rentang 8,25-,7 persen per tahun.

Manajemen SMF telah menyelesaikan masa penawaran awal (bookbuilding) obligasi penawaran umum berkelanjutan (PUB) IV tahap VI tahun 2018. Dalam keterangan resmi pada 5 Oktober 2018, perseroan menyampaikan bahwa dari target nilai pokok penerbitan obligasi, yang sudah teralokasi baru sebesar Rp 886 miliar.

Sedangkan, sisa penawaran obligasi yang belum teralokasi, yakni Rp 1,11 triliun akan ditawarkan oleh penjamin pelaksana emisi efek PUB IV tahap IV SMF. "Underwriter PUB IV tahap IV tahun 2018 SMF meliputi, PT Indo Premier Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM)," papar manajemen SMF dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (5/10).

Menilik hasil bookbuilding obligasi SMF, perseroan menginformasikan bahwa nilai pokok yang dialokasikan untuk seri A mencapai Rp 548 miliar, dan seri B senilai Rp 338 miliar. Adapun untuk penerbitan PUB IV tahap VI ini, SMF mengemisi surat utang dengan tenor 370 hari, dan tiga tahun.

ADVERTISEMENT

"Seluruh dana hasil emisi obligasi ini, perseroan akan alokasikan untuk mengganti sebagian dana dari total Rp 3,99 triliun, yang digunakan dalam pemberian pinjaman kepada para penyalur kredit kepemilikan (KPR)," ungkap manajemen SMF.

Terkait obligasi PUB IV tahap IV yang akan diterbitkan, SMF mengaku telah meraih rating idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Adapun, secara kinerja perusahaan yang fokus mendukung pembiayaan rumah di pasar sekunder ini, masih menunjukkan tren kenaikan.

Melansir data laporan keuangan unaudited SMF, perseroan membukukan kenaikan total pendapatan 7,92 persen dari Rp 575,23 miliar menjadi Rp 620,77 miliar sampai akhir semester I-2018. Kemudian laba bersih yang diraup perusahaan pelat merah ini juga naik 2,9 persen menjadi Rp 219,98 miliar, jika dibandingkan pencapaian sebelumnya Rp 213,78 miliar.

Manajemen SMF menginformasikan, sampai akhir Juni lalu pihaknya mencatatkan posisi gearing ratio 1,29 kali, atau lebih rendah dari posisi Desember 2017 yang sebanyak 1,44 kali. Sementara, secara year to date (YtD) financing to assets ratio (FAR) perseroan juga membaik, dengan posisi sebelumnya 0,77 kali menjadi 0,84 kali.

Selanjutnya, sampai semester I-2018 SMF memiliki total aset Rp 16,79 triliun, dan ekuitas Rp 7,96 triliun. Adapun pada periode sama, total kas dan setaras kas perseroan mencapai Rp 1,45 triliun.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kelola Dana Secara Produktif, Bank bjb Tawarkan Obligasi Keberlanjutan dengan Kupon Kompetitif

Kelola Dana Secara Produktif, Bank bjb Tawarkan Obligasi Keberlanjutan dengan Kupon Kompetitif

EKONOMI
Lelang 9 SUN, Pemerintah Bidik Rp 49,5 Triliun

Lelang 9 SUN, Pemerintah Bidik Rp 49,5 Triliun

EKONOMI
Bank BJB Dorong Kemudahan Investasi Masyarakat melalui ORI029

Bank BJB Dorong Kemudahan Investasi Masyarakat melalui ORI029

EKONOMI
Trump Diam-diam Investasi di Netflix dan Warner Bros Discovery

Trump Diam-diam Investasi di Netflix dan Warner Bros Discovery

EKONOMI
Modal Asing Masih Keluar, Tren Penurunan Obligasi Masih Berlanjut 2026

Modal Asing Masih Keluar, Tren Penurunan Obligasi Masih Berlanjut 2026

EKONOMI
Prospek SBN dan Obligasi Korporasi Tetap Positif pada 2026

Prospek SBN dan Obligasi Korporasi Tetap Positif pada 2026

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon