ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

AP I Perluas Peluang Kerja Sama di Bandara Juanda

Rabu, 24 Oktober 2018 | 20:37 WIB
TD
FH
Penulis: Thresa Sandra Desfika | Editor: FER
Penumpang di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur.
Penumpang di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur. (Antara)

Jakarta - Seiring dengan rencana pengembangan Bandara Juanda Surabaya hingga tahun 2021, PT Angkasa Pura (AP) I memperbesar peluang kerja sama dengan para calon mitra di Bandara Juanda Surabaya melalui kegiatan Tenant Gathering Juanda International Airport di Surabaya, Rabu (24/10).

Direktur Pemasaran dan Pelayanan AP I, Devy Suradji menjelaskan, Bandara Juanda merupakan bandara kedua terbesar dari sisi lalu lintas penumpang pesawat di antara 13 bandara yang dikelola AP I. Pada 2017, lalu lintas penumpang di Bandara Juanda mencapai 20,1 juta orang. Pada 2018 ini, lalu lintas penumpang di Bandara Juanda diprediksi mengalami peningkatan menjadi 21,2 juta penumpang atau tumbuh 5,5 persen.

"Angka 20 juta penumpang setiap tahunnya di Bandara Juanda ini merupakan pasar potensial bagi para pemilik bisnis ritel. Oleh karena itu kami mengundang para pemilik bisnis dan merek untuk hadir sebagai tenant di Bandara Juanda untuk memberikan pelayanan kepada penumpang dan tumbuh bersama kami," ujar Devy.

Selain memberikan pelayanan jasa kebandarudaraan yang mengutamakan aspek safety, security, service, and compliance (3S 1C), AP I juga sangat memperhatikan kenyamanan penumpang pesawat. Menurut Devi, kenyamanan di bandara merupakan faktor utama untuk mendorong penumpang dan calon penumpang berlama-lama berada di terminal bandara dan membelanjakan uang mereka di bandara. Oleh karena itu, AP I terus berupaya untuk meningkatkan kenyamanan di Bandara Juanda.

ADVERTISEMENT

"Salah satu upaya yang dilakukan baru-baru ini untuk meningkatkan kenyamanan adalah dengan menghadirkan fasilitas check-in (lapor diri) mandiri. Fasilitas yang tersedia di Terminal 1A sebanyak empat unit dan Terminal 1B sebanyak tujuh unit ini mempermudah penumpang yang bepergian tanpa bagasi tercatat atau hanya membawa tas untuk dibawa ke kabin pesawat," imbuhnya.

Untuk menambah kenyamanan penumpang di terminal, khususnya Terminal 1 Bandara Juanda, terang Devi, pada awal 2019 mendatang manajemen akan melakukan perubahan layout letak tenant dan perluasan Terminal 1 ke arah timur seluas 45.000 meter persegi. Perluasan ini akan menambah kapasitas Terminal 1 yang saat ini dapat menampung 10 juta orang per tahun menjadi 17 juta orang per tahun. Jumlah gate keberangkatan pun bertambah dari 12 gate menjadi 16 gate.

"Nantinya juga akan terdapat terminal khusus umrah sehingga kedatangan dan keberangkatan jamaah umrah terpisah dengan penerbangan regular. Terminal umrah ini merupakan bagian dari Terminal 1 yang berada di sisi timur. Selain itu juga akan dibangun gedung parkir untuk menampung kendaraan sehingga nantinya kendaraan parkir di gedung beratap," tandas Devi.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon