ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

AirAsia Siapkan Maskapai Baru di Vietnam

Kamis, 6 Desember 2018 | 17:33 WIB
TD
FH
Penulis: Thresa Sandra Desfika | Editor: FER
Pesawat AirAsia
Pesawat AirAsia (AFP Photo/Mohd Rasfan)

Hanoi - AirAsia menandatangani memorandum kerja sama dengan mitra lokal yang menegaskan langkahnya untuk menghadirkan maskapai penerbangan berbiaya hemat di Vietnam.

Memorandum tersebut ditandatangani oleh Group CEO AirAsia Tony Fernandes dan pengusaha Vietnam Tran Trong Kien dalam kapasitasnya sebagai CEO Thien Minh Travel Joint Stock Company (TMG), dan General Director Hai Au Aviation Joint Stock Company (HAA) di InterContinental Hanoi Landmark72 pada 6 Desember 2018.

Penandatanganan dilaksanakan di sela-sela Vietnam Travel and Tourism Summit 2018, disaksikan oleh Wakil Perdana Menteri Vietnam, Vu Duc Dam, dan Wakil Menteri Kebudayaan Olahraga dan Pariwisata Vietnam, Le Quang Tung.

Tony mengatakan, AirAsia adalah maskapai penerbangan Asean, tetapi Vietnam sebagai salah satu negara dengan populasi besar di Asean masih belum dijajaki AirAsia. Memorandum ini menegaskan kembali komitmen pihaknya untuk mewujudkan kehadiran AirAsia di Vietnam.

ADVERTISEMENT

"Tahun lalu, ketika kami mengumumkan joint venture ini, kami memandang optimistis terhadap Vietnam dan kini kami tetap sangat optimis untuk melayani salah satu perekonomian paling dinamis dengan perkembangan paling cepat di Asia," kata Toni dalam keterangan persnya, Kamis (6/12).

Dia menambahkan, AirAsia telah menjadi grup maskapai asing terbesar di Vietnam secara kapasitas. Saat ini, AirAsia beroperasi di lima destinasi di Vietnam, termasuk destinasi terbaru Phu Quoc.

"Kami akan terus memperluas jaringan untuk menghubungkan Vietnam dengan Asean dan sekitarnya yang akan dipercepat melalui kehadiran joint venture lokal kami. Kami sangat bersemangat dan tidak sabar untuk membawa lebih banyak pengunjung ke negara ini serta menawarkan perjalanan udara terjangkau ke 95 juta penduduk Vietnam dalam waktu dekat," ungkap Tony.

CEO TMG Tran Trong Kien mengungkapkan, pariwisata Vietnam telah menunjukan performa yang sangat baik. Jumlah kedatangan internasional telah berlipat ganda selama tiga tahun terakhir dan perjalanan domestik serta luar negeri juga telah berkembang pesat.

"Sektor ini telah berkontribusi besar terhadap perkembangan ekonomi dan kemajuan sosial saat ini. Vietnam sebagai sebuah negara membutuhkan konektivitas yang lebih baik untuk melanjutkan tren ini dan memungkinkan sektor pariwisata untuk mencapai potensi terbaiknya," ungkap dia.

Dia melanjutkan, penambahan maskapai baru, terutama pada momen ini dan dengan operator berpengalaman seperti AirAsia adalah langkah yang sangat dibutuhkan dan disambut baik.

"Maskapai baru ini akan memberikan pilihan yang lebih beragam dan lebih baik kepada penduduk kami di tahun-tahun mendatang," ujarnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pendiri AirAsia Ingin Buat Maskapai Baru

Pendiri AirAsia Ingin Buat Maskapai Baru

EKONOMI
AirAsia Borong 150 Pesawat Airbus A220 Senilai Rp 312 Triliun

AirAsia Borong 150 Pesawat Airbus A220 Senilai Rp 312 Triliun

EKONOMI
Berapa Gaji Pilot AirAsia 2026?

Berapa Gaji Pilot AirAsia 2026?

EKONOMI
Pendiri AirAsia Bagikan 5 Golden Rules Sukses Berbisnis

Pendiri AirAsia Bagikan 5 Golden Rules Sukses Berbisnis

EKONOMI
Achmad Sadikin Ditunjuk Jadi Plt Dirut Indonesia AirAsia

Achmad Sadikin Ditunjuk Jadi Plt Dirut Indonesia AirAsia

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon