Bahan Makanan Picu Inflasi Januari 0,32%
Jumat, 1 Februari 2019 | 09:49 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada Januari 2019 terjadi inflasi sebesar 0,32 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 135,83. Tingkat inflasi tahun kalender Januari 2019 sebesar 0,32 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Januari 2019 terhadap Januari 2018) sebesar 2,82 persen.
"Dari 82 kota, 73 kota mengalami inflasi dan 9 kota mengalami deflasi," demikian data resmi BPS yang dikutip Beritasatu.com, Jumat (1/2).
BPS mencatat, inflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 1,23 persen dengan IHK sebesar 145,12 dan terendah terjadi di Pematangsiantar sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 139,10. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 0,87 persen dengan IHK sebesar 154,44 dan terendah terjadi di Merauke sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 141,00.
Menurut BPS, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok bahan makanan sebesar 0,92 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,27 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,28 persen.
Selain itu, kelompok sandang sebesar 0,47 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,27 persen; dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,24 persen. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,16 persen.
Adapun komponen inti pada Januari 2019 mengalami inflasi sebesar 0,30 persen. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender Januari 2019 sebesar 0,30 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Januari 2019 terhadap Januari 2018) sebesar 3,06 persen.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




