Pemda Diminta Jalankan Program Rumah Swadaya
Selasa, 12 Juni 2012 | 20:06 WIB
Saat ini sudah ada 66 kabupaten/kota yang komitmen menuntaskan program rumah swadaya hingga tahun 2013
Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) meminta pemerintah daerah kabupaten/kota dapat menjalankan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di daerahnya masing-masing. Pasalnya bantuan tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat miskin guna membangun rumah yang ditempati agak lebih layak huni.
Deputi Perumahan Swadaya Kemenpera Jamil Anshari mengungkapkan, saat ini sudah ada 66 kabupaten/kota yang komitmen menuntaskan program rumah swadaya hingga tahun 2013.
“Tahun 2012 ada 33 Kabupaten yang telah berkomitmen untuk menuntaskan program ini. Sedangkan tahun 2013 jumlahnya meningkat menjadi 66 Kabupaten. Bantuannya sekitar Rp 6 juta untuk perbaikan rumah dan Rp11 juta untuk pembangunan rumah baru,” ujar dia di kantornya, disela-sela kegiatan penandatatanganan Komitmen Pemda terhadap Program Perumahan Swadaya di Kantor Kemenpera, Jakarta, hari ini.
Jamil Ansari menambahkan, untuk mendorong program ini Kemenpera juga menyediakan biaya operasional bagi Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) yang membantu pelaksanaan program swadaya di daerah. Jumlahnya sekitar 3 persen dari jumlah dana bantuan yang disalurkan.
Sedangkan setiap swadaya melalui satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) yang ada dalam SK Bupati tentang program ini akan diberikan Rp225.000 per unit rumah yang mereka koordinir dan awasi. Untuk koordinator tingkat provinsi biaya operasionalnya Rp75.000 - Rp100.000 per unit rumah. Tiap SKPD diminta mengawasi 50-70 rumah.
"Kami juga ajak pemda lain untuk melaksanakan kegiatan ini. Sebab, ini juga tanggung jawab pemda. Kami yakin pemda punya program rumah swadaya juga di daerah, maka pemerintah pusat sifatnya hanya membantu,"
Dia menambahkan, selama ini pemda belum serius menjalankan program ini rumah swadaya. Pemda hanya menunjuk koperasi untuk menjalankan program ini, sedangkan pemda hanya melihat saja. "Akibatnya, dana ini tidak sampai penuh ke sasaran. Yang sampai hanya 20 persen," paparnya.
Kemenpera menargetkan program rumah swadaya terealisasi untuk 250.000 unit rumah pada tahun ini. Sedangkan tahun 2013 dan 2014 masing-masing 500.000 unit.
Adapun anggaran yang disiapkan untuk program ini sebesar Rp1,6 triliun pada 2012. Tiap rumah mendapat bantuan sebesar Rp6 juta untuk peningkatan kualitas rumah dan Rp11 juta untuk perbaikan rumah baru.
Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) meminta pemerintah daerah kabupaten/kota dapat menjalankan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di daerahnya masing-masing. Pasalnya bantuan tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat miskin guna membangun rumah yang ditempati agak lebih layak huni.
Deputi Perumahan Swadaya Kemenpera Jamil Anshari mengungkapkan, saat ini sudah ada 66 kabupaten/kota yang komitmen menuntaskan program rumah swadaya hingga tahun 2013.
“Tahun 2012 ada 33 Kabupaten yang telah berkomitmen untuk menuntaskan program ini. Sedangkan tahun 2013 jumlahnya meningkat menjadi 66 Kabupaten. Bantuannya sekitar Rp 6 juta untuk perbaikan rumah dan Rp11 juta untuk pembangunan rumah baru,” ujar dia di kantornya, disela-sela kegiatan penandatatanganan Komitmen Pemda terhadap Program Perumahan Swadaya di Kantor Kemenpera, Jakarta, hari ini.
Jamil Ansari menambahkan, untuk mendorong program ini Kemenpera juga menyediakan biaya operasional bagi Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) yang membantu pelaksanaan program swadaya di daerah. Jumlahnya sekitar 3 persen dari jumlah dana bantuan yang disalurkan.
Sedangkan setiap swadaya melalui satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) yang ada dalam SK Bupati tentang program ini akan diberikan Rp225.000 per unit rumah yang mereka koordinir dan awasi. Untuk koordinator tingkat provinsi biaya operasionalnya Rp75.000 - Rp100.000 per unit rumah. Tiap SKPD diminta mengawasi 50-70 rumah.
"Kami juga ajak pemda lain untuk melaksanakan kegiatan ini. Sebab, ini juga tanggung jawab pemda. Kami yakin pemda punya program rumah swadaya juga di daerah, maka pemerintah pusat sifatnya hanya membantu,"
Dia menambahkan, selama ini pemda belum serius menjalankan program ini rumah swadaya. Pemda hanya menunjuk koperasi untuk menjalankan program ini, sedangkan pemda hanya melihat saja. "Akibatnya, dana ini tidak sampai penuh ke sasaran. Yang sampai hanya 20 persen," paparnya.
Kemenpera menargetkan program rumah swadaya terealisasi untuk 250.000 unit rumah pada tahun ini. Sedangkan tahun 2013 dan 2014 masing-masing 500.000 unit.
Adapun anggaran yang disiapkan untuk program ini sebesar Rp1,6 triliun pada 2012. Tiap rumah mendapat bantuan sebesar Rp6 juta untuk peningkatan kualitas rumah dan Rp11 juta untuk perbaikan rumah baru.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




