ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kemperin Dorong Industri Serap Penyandang Disabilitas

Kamis, 7 Februari 2019 | 20:54 WIB
AA
FH
Penulis: Amrozi Amenan | Editor: FER
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama  penyandang disabilitas saat acara  Peluncuran Kerjasama Pendidikan Vokasi antara Kemenperin dengan pelaku industri dan SMK di Jawa Timur di Kawasan Industri Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Kamis (7/2).
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama penyandang disabilitas saat acara Peluncuran Kerjasama Pendidikan Vokasi antara Kemenperin dengan pelaku industri dan SMK di Jawa Timur di Kawasan Industri Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Kamis (7/2). (Beritasatu Photo)

Surabaya, Beritasatu.com - Kementerian Perindustrian (Kemperin) akan terus mendorong perusahaan agar menyerap kaum penyandang disabilitas dengan memberi dukungan pelatihan kepada mereka serta insentif pajak yang sekarang sedang disiapkan bersama Kementerian Keuangan (Kemkeu).

Menteri Perindustrian (Menperin), Airlangga Hartarto mengatakan, peluang kerja di industri bukan hanya untuk masyarakat yang memiliki kelengkapan atau kesempurnaan fisik, tetapi juga dapat diisi oleh penyandang disabilitas. Kemperin bersama Kementerian Sosial (Kemsos) telah membuka diklat sistem 3 in 1 bagi 268 penyandang disabilitas di wilayah Solo, yang seluruhnya akan diserap oleh 11 perusahaan. Diklat serupa juga dilakukan bagi penyandang disabilitas di Jatim.

"Sebanyak 50 penyandang disabilitas yang ikut program 3 in 1 ini kini sudah diserap dan bekerja di PT Pradipta Perkasa Makmur di Jombang," katanya usai Peluncuran Kerjasama Pendidikan Vokasi antara Kemperin dengan pelaku industri dan SMK di Jawa Timur di Kawasan Industri Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Kamis (7/2).

Menurut Airlangga, terserapnya penyandang disabilitas yang ikut dalam program 3 in 1 menunjukkan kinerja penyandang disabilitas di industri tidak kalah dibanding masyarakat umum, sehingga semakin banyak perusahaan yang memberikan kesempatan kerja. Selama ini perusahaan yang menyerap penyandang disabilitas bergerak di industri alas kaki, kerajinan, tekstil dan elektronik.

ADVERTISEMENT

"Kami akan mendorong perusahaan industri lainnya dapat membuka peluang kerja bagi para penyandang disabilitas sesuai dengan bidang pekerjaan yang bisa dilakukan. Kemperin akan memfasilitasi pelatihan untuk pembekalan kompetensinya. Meskipun kami menyediakan fasilitas untuk 72 orang, tetapi kami membuka sebanyak-banyaknya peluang bagi penyandang disabilitas termasuk memberi dukungan bagi perusahaan yang menyerapnya," kata Airlangga.

Airlangga menambahkan, Kemperin dan Kemkeu sudah menyelesaikan bahasan melalui ratas (rapat terbatas) tentang insentif pajak kepada perusahaan yang mau menjalankan link and match serta 3 in 1.

"Saat ini untuk aturan itu kita akan bawa ke DPR karena Undang-undangnya harus dibicarakan dengan DPR. Kita harapkan secepatnya selesai," kata Airlangga.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemperin, Gati Wibawaningsih menyebutkan, pembukaan diklat sistem 3 in 1 kali ini diikuti sebanyak 280 orang. Mereka terdiri dari diklat alas kaki oleh BPIPI Sidoarjo sebanyak 100 orang yang akan ditempatkan bekerja di PT PEI HAI Jombang dan PT SCP Jombang, masing-masing sebanyak 50 orang.

Diklat operator mesin industri garmen oleh BDI Surabaya sebanyak 80 orang yang akan ditempatkan bekerja di PT. Sri Rejeki Isman (Sritex) Sukoharjo, serta Diklat elektronika oleh BDI Surabaya sebanyak 50 orang yang akan ditempatkan bekerja di PT YEMI Pasuruan.

Selanjutnya, diklat Operator Mesin Injeksi Alas Kaki khusus penyandang disabilitas oleh BDI Yogyakarta sebanyak 50 orang, yang terdiri dari 28 orang disabilitas sensorik rungu wicara, 8 orang disabilitas fisik dan 14 orang disabilitas intelektual.

"Mereka ini yang akan ditempatkan bekerja pada PT Pradipta Perkasa Makmur, Jombang," kata Gati.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon