ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Mantan Pemred Investor Indonesia Meninggal Dunia

Minggu, 31 Maret 2019 | 23:14 WIB
HA
B
Penulis: Heru Andriyanto | Editor: B1
Adi Hidayat
Adi Hidayat (Beritasatu/Mohammad Devrizal)

Jakarta, Beritasatu.com - Adi Hidayat, mantan pemimpin redaksi koran Investor Indonesia, meninggal dunia pada Minggu (31/3/2019) sore di Jakarta.

Dia adalah pemimpin redaksi pertama harian tersebut, yang sekarang telah berganti nama menjadi Investor Daily, bagian dari Beritasatu Media Holdings.

Pekerjaan terakhir almarhum sebelum meninggal adalah Corporate Secretary PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Di BEI, Adi menjadi saksi sejarah ketika indeks harga saham gabungan (IHSG) menembus level 5.000 poin pada 30 Juni 2016. Da menemani direktur utama BEI ketika itu, Tito Sulistio, menuntaskan janjinya dengan berjalan kaki 8 km dari BEI ke kediamannya di Pondok Indah untuk merayakan sejarah baru itu.

ADVERTISEMENT

Adi meninggal sekitar pukul 15.30 WIB di Rumah Sakit Abdi Waluyo, disebutkan karena serangan jantung, dan disemayamkan di rumah duka Jl. Buaran 1, Klender, Jakarta Timur.

Kepergian Adi meninggalkan duka bagi mantan rekan-rekannya di Investor Indonesia, termasuk Pemimpin Redaksi Investor Daily Primus Dorimulu.

"Kepergian Mas Adi Hidayat sama sekali di luar dugaan. Pertama, dia masih muda. Usianya jauh di bawah saya. Kedua, saya tak pernah mendengar dia menderita sakit," kata Primus.

"Oleh karena itu, ketika mendengar kabar dari Pak Tito (Sulistio) lewat WA, saya kaget."

Primus menuturkan dia sudah berkawan dengan Adi sejak meniti karir jurnalistik sebagai wartawan.

"Saya mengenal Almarhum sejak ia menjadi reporter Harian Umum Republika. Sebelumnya, kalau tak salah, ia dan rekan-rekan pendiri Republika adalah "pasukan" khusus yang merevitalisasi harian Berita Buana pada tahun 1990an," kenang Primus.

"Pada era 1990an, sebelum krisis ekonomi 1998, kami sama-sama menjadi reporter pasar modal dan keuangan. Saya beberapa tahun lebih dulu meliput bidang ini. Ketika saya dan Pak Tito mendirikan Majalah Investor, ia masih di Republika."

"Pada Juni 2001, ia diajak Pak Tito bergabung, mendirikan Investor Indonesia yang saat pertama terbit tampil dengan moto 'Korannya Pasar Modal'. Kolom Rumor Pasar sudah ada sejak awal berdiri. Setahun kemudian, 2002, Investor Group berpindah tangan ke Lippo Group."

"

Adi Hidayat adalah sosok yang baik hati. Ia tidak suka bicarakan orang lain. Ia ringan tangan menolong teman yang kesulitan.

"

"Kini, Tito Sulistio kembali dipercayakan Lippo memimpin Beritasatu Media Holdings (BSMH) sebagai executive chairman. Kembalinya Pak Tito tentu mengingatkan kita semua pada sosok Adi Hidayat, figur yang ikut mendirikan Investor Indonesia," kata Primus, yang juga Pemimpin Redaksi Majalah Investor, harian Suara Pembaruan, dan Beritasatu.com.

"Adi Hidayat adalah sosok yang baik hati. Ia tidak suka bicarakan orang lain. Ia ringan tangan menolong teman yang kesulitan. Hubungan kami tak lagi terjalin dengan baik sejak ia sibuk di Bursa Efek Indonesia sebagai sekretaris perusahaan. Kami jarang bertemu. Tapi, kenangan saya tentang Almarhum akan tetap ada selamanya di hati. Selamat jalan Sahabat. Kiranya kebahagiaan abadi menjadi perhentian terakhirmu."



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ribuan TNI Istigasah di Monas, UAH Ajak Jaga Fondasi Kekuatan Bangsa

Ribuan TNI Istigasah di Monas, UAH Ajak Jaga Fondasi Kekuatan Bangsa

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon