Chief Financial Officer, Posisi Terpopuler Kartini Indonesia

Chief Financial Officer, Posisi Terpopuler Kartini Indonesia
Ilustrasi pekerja perempuan di sebuah perusahaan. ( Foto: Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Kamis, 18 April 2019 | 23:06 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sosok perempuan semakin eksis di dunia bisnis dewasa ini. Kehadiran figur perempuan di manajemen perusahaan semakin lumrah dan terbukti mampu meningkatkan kinerja perusahaan, serta membawa pandangan berbeda dari para pria.

Jelang hari Kartini yang jatuh pada 21 April, Grant Thornton menyajikan data soal perempuan Indonesia di dunia bisnis berdasarkan survei bertajuk 'Women in Business 2019'. Ini laporan tahunan Grant Thornton yang memberikan gambaran dan perspektif perempuan di dunia bisnis secara global.

Berdasarkan survei yang dilakukan di 37 negara, Indonesia melejit di peringkat dua, setelah India, sebagai negara yang paling sedikit posisi manajemen seniornya tidak terdapat perempuan di dalamnya.

Survei juga mencatat hanya 2 persen perusahaan di Indonesia yang seluruh posisi manajemen senior dikuasai pria. Selebihnya, tercatat setidaknya satu perempuan memegang posisi strategis kepemimpinan perusahaan.

Posisi CFO Dominan

Survei itu juga menyebutkan, posisi manajemen senior yang paling banyak dipegang oleh perempuan adalah CFO (Chief Financial Officer). Tercatat 50,4 persen perusahaan memiliki perempuan sebagai pemegang jabatan tertinggi pada bagian keuangannya.

Posisi kedua diikuti Human Resources Director (Direktur Sumber Daya Manusia) yang berada di angka 26 persen dan CMO (Chief Marketing Officer) 18,9 persen.

Managing Partner Grant Thornton Indonesia, Johanna Gani, mengatakan, perempuan di Indonesia terus memberikan kontribusi nyata bagi perusahaan tempat mereka bekerja.

"Berbagai posisi yang ditempati di manajemen senior perusahaan menandakan peran perempuan di berbagai bidang semakin besar untuk membawa perusahaan memiliki kinerja lebih baik," kata Johanna, dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Kamis (18/4/2019).

Survei 'Women in Business 2019' juga mencatat tiga strategi yang paling banyak dilakukan perusahaan di Indonesia untuk meningkatkan dan menjaga keseimbangan gender, yaitu, menyediakan program mentoring atau pelatihan, memungkinkan fleksibilitas dunia kerja, dan memastikan akses setara antara pria dan perempuan terkait peluang kerja.

Pada tahun ini, kata Johanna, Grant Thornton juga memperkenalkan program 'Champions for Action' yang merupakan sebuah inisiasi global untuk memberikan apresiasi kepada orang atau individu yang membawa angin segar untuk gerakan kesetaraan gender, terutama dunia profesional di negara masing-masing.

"Ke depan, Grant Thornton akan terus mendukung perempuan Indonesia untuk menggali potensi yang dimiliki agar menjadi inspirasi perempuan lainnya untuk memberi dampak luas. Tidak hanya untuk dunia bisnis, tapi juga keluarga dan lingkungan terdekat lainnya," pungkas Johanna Gani.



Sumber: BeritaSatu.com