Ririek Adriansyah Dirut Baru Telkom Gantikan Alex J. Sinaga

Ririek Adriansyah Dirut Baru Telkom Gantikan Alex J. Sinaga
Ilustrasi Telkom. ( Foto: Istimewa )
/ WBP Jumat, 24 Mei 2019 | 19:41 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2018 PT Telkom Indonesia merombak jajaran direksi, salah satunya menunjuk Ririek Adriansyah sebagai direktur utama menggantikan Alex Sinaga yang habis masa jabatannya.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada manajemen Telkom sebelumnya dan karyawan atas kerja keras pencapaian kinerja pada 2018,” kata Ririek usai menggelar RUPST di Jakarta, Jumat (25/5/2019).

Ririek sebelumnya menjabat Direktur Utama Tekomsel periode Januari 2015-Mei 2019.

Ririek menyampaikan optimismenya kepada pelanggan dan para pemegang saham bahwa perseroan dapat tumbuh lebih baik lagi ke depannya.

Menurut Ririek, untuk penguatan kapabilitas digital, Telkom menjalankan strategi inorganik, melalui pendekatan akuisisi atau melalui kerja sama, baik oleh Telkom maupun entitas perusahaan.

Selain itu, RUPST Telkom juga mengangkat Rhenald Kasali menjadi komisaris utama menggantikan Hendri Saparini. Rhenald Kasali sebelumnya menjabat komisaris utama PT Angkasa Pura II (AP II).

Telkom Indonesia menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Jumat ini.

Dua agenda penting dalam RUPST tersebut adalah perombakan dewan direksi dan komisaris serta persetujuan pembagian dividen.

Ririek Adriansyah malang melintang di Tekomsel dan menduduki berbagai jabatan strategis di Telkom dan anak usaha sejak tahun 1990.

Insinyiur Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (ITB) ini, pernah menjabat Direktur Wholesale & International Service Telkom (2013-2014), Direktur Compliance and Risk Management (2012-2013), Presiden Direktur PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) (2011-2012), Direktur Marketing & Sales Telin (2010-2011).

Sebelumnya juga juga pernah menjabat Direktur International Carrier & Services Telin (2008-2010), Deputy Executive General Manager Divisi Infratel Telkom (2004-2008).



Sumber: ANTARA